/
Kamis, 29 Desember 2022 | 19:24 WIB
Ilustrasi polisi (pixabay)

Suara Sumatera - Kabar miring kembali menerpa instansi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di Kuansing, Riau. Anggotanya melakukan perbuatan tak terpuji.

Seorang polisi personel Polres Kuansing diduga menghamili sang kekasih yang merupakan calon dokter di Telukkuantan.

Namun, usai menghamili, oknum polisi berinisial Bripda MS menolak menikahi korban A (24) dan malah memilih wanita lain menjadi istri. 

Pengacara korban, Prima Harefa mengungkap bagaimana kronologi hingga kasus polisi hamili pacar terungkap ke publik.

"Bripda MS sempat mengaku ke klien saya (A) kalau dirinya tengah jadi Panitia Event Olahraga dan diminta untuk tidak menghubunginya terlebih dahulu," ujar Prima dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (29/12/2022).

Kuasa hukum menjelaskan bahwa korban lalu menunggu kepastian dari Bripda MS yang beralasan tak menghubungi sementara waktu.

Hingga akhirnya kehamilan korban A diketahui keluarga dan membuat pihak keluarga meradang. 

Menurut Prima, korban A dan Bripda MS menjalin asmara sejak Februari 2022 lalu.  Sejak saat itu keduanya sudah sering bertemu di kontrakan Bripda MS di Talukkuantan.

"Hubungan asmara Bripda MS dengan kliennya A berawal sejak bulan Mei-Oktober. Kejadian itu semua dilakukan dikontrakan, tak ada di tempat lain," ujar Prima.

Baca Juga: Profil Brigpol Yos Sudarso dan Aksi Bejatnya, Cabuli 3 Anak di Bawah Umur

Setelah melakukan hubungan suami-istri, A mulai gelisah lantaran dirinya tak haid setelah beberapa bulan. Akhirnya korban memutuskan untuk datang ke kontrakan MS di belakang kantor Samsat Kota Talukkuantan.

Kemudian A melakukan test pack di kontrakan itu dan disaksikan Bripda MS. 

Alhasil, test pack A menunjukkan kalau dirinya positif hamil bahkan setelah diulang 5 kali test pack hasilnya tetap positif.

"Klien saya melakukan test pack itu 23 September, tes di kontrakan dan hasilnya positif. Bahkan sampai 5 kali karena tidak percaya," terang Prima.

Korban mulai mendesak MS untuk dinikahi. Namun, sampai saat ini tidak kunjung dinikahi. 

"Pihak keluarga kemudian mendatangi Polres Kuansing dan diketahui kalau Bripda MS tidak masuk Kantor lantaran tengah cuti menikah," ungkap Prima. 

Load More