/
Sabtu, 31 Desember 2022 | 12:43 WIB
Pelajar mengopek aspal jalan di Humbahas, Sumatera Utara. (Instagram)

Suara Sumatera - Seorang pelajar terlihat mengopek aspal jalan yang baru selesai dikerjakan dengan tangannya.  

Dalam video tampak pelajar itu menggunakan pakaian pramuka. Ia mengopek aspal itu dengan mudah. Pasalnya, aspal itu terlalu tipis sehingga jalan seperti tidak teraspal.

Dalam video yang diunggah di akun Instagram @medancity, terlihat informasi tentang proyek pangaspalan jalan dengan nilai Rp 199.700.000.

"Dana sebesar ini tapi hasilnya jalannya sangat eh, sangat memuaskan ya," kata seorang pria dalam video melansir SuaraSumut.id, Sabtu (31/12/2022).

Belakangan diketahui aksi pelajar yang protes aspal jalan itu berada di Dolok Sanggul, Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara (Sumut).

Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor mengaku proyek pengaspalan jalan dimulai pada 11 November dan selasai 19 Desember 2022.

"Pekerjaan ini dengan spesifikasi lapis penetrasi macadam lebar jalan 3 meter dan panjang jalan 390 meter. Bahu jalan menggunakan lapis pondasi agregat kelas S," katanya. 

Dirinya mengatakan saat pekerjaan pengaspalan lapis penetrasi macadam, bahu jalan ikut terkena aspal.

"Dari hasil peninjauan dan pengukuran di lapangan, kondisi yang dibuka itu adalah bahu jalan yang tersiram aspal," ungkapnya. 

Baca Juga: 10 Potret Keluarga Kartika Putri Liburan di Hong Kong, Tak Ajak Anak Sambung Pertama, Kenapa?

"Bahu jalan yang dibuka (dibongkar masyarakat) sudah diperbaiki pada 28 Desember 2022. Dilakukan oleh PT Ann Ola Mandiri dan disaksikan pihak Dinas PUTR dan pihak aparat hukum," katanya. 

Load More