/
Selasa, 03 Januari 2023 | 16:47 WIB
Ilustrasi bangunan kosong. [Pexels/Beyza Kapaln] (Pexels/Beyza Kapaln)

Suara Sumatera - Sebuah akun TikTok menceritakan pengalamannya mendengar teriakan histeris wanita seperti kesakitan dan disiksa seseorang. 

Menurut akun @Lawoni5, peristiwa tersebut terjadi di Gedung Planet Extension Tower, Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Rekaman suara misterius di gedung yang merupakan bangunan kosong menghebohkan publik, terutama warganet Batam.

Dalam konten yang diupload sejak Senin 1 Januari 2023 itu, perekam video mengeluh karena dirinya mencoba menghubungi ke nomor darurat 112, namun tak ada respon petugas.

"Jam 02.00 an nggak bisa tidur akhirnya ngeteh di balkon nggak lama dengar suara cewek teriak-teriak histeris minta tolong dari gedung seberang abis itu dibarengi suara cowok teriak," tulis akun tersebut dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Selasa (3/1/2023).

Akun itu awalnya tak menghiraukan suara wanita itu, namun suara tersebut lagi-lagi terdengar keras semakin histeris meminta pertolongan. 

"Awalnya dengerin aja tapi karena makin histeris suaranya langsung ambil hp dan rekam, awalnya ragu tapi beraniin buat telepon nomor darurat 112," sebutnya. 

Ia mengungkapkan bahwa teleponnya di nomor 112 itu direspon oleh pihak kepolisian. 

Si akun kemudian menceritakan hal tersebut namun jawaban dari penerima telpon membuatnya heran, dia malah diarahkan untuk melaporkan kejadian itu ke pihak hotel. 

Baca Juga: Mengemudikan Mobil Pulang Liburan Tahun Baru, Hindari Terkena Gangguan Microsleep

"Telepon 112 jam 02.25 akhirnya dijawab langsung ku ceritakan ke kronologi dan lokasi biar mereka langsung datang cek. Eh 112 malah tanya siapa saja yang dengar suaranya, pas dijawab saya sendiri disuruh bangunin orang buat mastiin pas udah dipastiin jawaban dia malah nggak jelas suruh lapor pihak hotel yang nggak ada hubungannya," kata dia.

Polisi sudah cek lokasi 
Kapolsek Batu Ampar,  Kompol Salahuddin menyebutkan pihaknya sudah mengerahkan anggota ke lokasi untuk meminta sejumlah informasi terkait video viral tersebut. 

Namun, kata Kapolsek, faktanya tak ada kejadian apapun di lokasi yang dimaksud oleh si pemilik akun. 

"Kita sudah ke lokasi mencari informasi, sejumlah pihak Security Planet yang saat itu berjaga sudah kita mintain keterangan dan hasilnya tak ada persitiwa apapun yang terjadi," ujar Salahuddin.  

Salahuddin juga mengatakan bahwa pihaknya tak menerima laporan kepolisian apapun yang disinyalir penganiayaan seorang wanita tersebut. "Tak ada laporan kepolisian yang masuk ke kita, tetapi tetap kita cek kesana untuk memastikan," tambahnya. 

Nomor Darurat Polisi: 110
Terpisah, Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt mengungkapkan bahwa nomor darurat 112 yang ditelpon tersebut bukanlah milik kepolisian. 

Ia mengatakan bahwa nomor pengaduan polisi ada di nomor 110.  

"Nomor 112 bukan milik polisi, nomor darurat polisi itu 110," terangnya. 

Harry juga menyebutkan bahwa video yang viral tersebut belum dapat dipastikan karena yang dihubungi merupakan nomor 112 bukan layanan kepolisian nomor 110. 

Namun Harry mengimbau kepada masyarakat agar menghubungi nomor darurat kepolisian di hotline 110 atau media sosial milik polisi. 

"Silahkan menghubungi layanan kepolisian ataupun medsos kepolisian maka akan langsung kami respon, dan masyarakat diminta harus bijak dalam bersosial media serta tak langsung memposting suatu konten tanpa melakukan Verifikasi terlebih dahulu," tegas dia.

Load More