Suara Sumatera - Kaesang Pangarep dan Erina Gudono sedang berada di Eropa menikmati masa bulan madu sebagai pengantin baru.
Selama berada di Eropa, Kaesang dan Erina didampingi pemandu wisata bernama Rachel, seorang warga negara Indonesia asal Solo.
Rachel yang setiap saat mengikuti Kaesang dan Erina saat berkunjung ke sejumlah tempat wisata menceritakan kisah-kisah lucu dari seorang putra bungsu Presiden Jokowi ini.
Salah satu cerita lucu yang diceritakan Rachel adalah saat Kaesang dan Erina bermain ski di Swiss. Kaesang dan Erina didampingi seorang instruktur bernama Pia.
Salah satunya, perbincangan antara Kaesang Pangarep dan Erina Gudono dengan instrukturnya ketika bermain ski, Pia.
Pia yang tidak mengenal siapa Kaesang dan Erina mengira Erina Gudono adalah seorang model terkenal karena memiliki banyak pengikut di Instagram.
"Apakah Anda seorang model? Anda punya banyak followers di Instgram," tulis Rachel mengikuti percapakan Pia pada momen tersebut dan diunggah pada Instagram Storynya, Jumat (6/1/2023).
Erina mengaku bukan dirinya bukanlah seorang model melainkan suaminya yang merupakan orang terkenal.
"Oh tidak tidak, suami saya yang terkenal. Dia lebih banyak punya followers," lanjut Rachel menuliskan percakapan Erina Gudono dengan Pia dikutip dari Suara.com.
Baca Juga: Bukan Cuma Pukulan, Berikut 4 Kategori KDRT yang Wajib Kamu Catat!
Pia terkejut melihat pengikut Instagram Kaesang Pangarep yang lebih banyak. Ia kembali mengira anak bung Presiden Jokowi itu seorang model.
Namun, Kaesang Pangarep justru mengakui dirinya seorang komedian daripada anak seorang Presiden RI.
"Oh ya, dia benar, apakah kamu model?," tulis Rachel menirukan pertanyaan Pia.
"Saya seorang komedian," tulis Rachel menirukan jawaban Kaesang Pangarep.
Setelah percakapan itu, Kaesang Pangarep juga sempat bergurau dengan Rachel, tour guidenya bahwa dirinya tak mau mengaku model.
"Ya kali aku ngaku model mbak," tulis Rachel mengutip celetukan Kaesang Pangarep setelah percakapannya dengan Pia.
Berita Terkait
-
Berbanding Terbalik dengan Kaesang Pangarep, Begini Sifat Asli Erina Gudono Sehari-hari
-
Kaesang Pangarep Dikabarkan Tanggung Biaya Rumah Sakit Indra Bekti, Begini Faktanya
-
Bulan Madu ke Swiss, Kaesang Pangarep Kayak Bapak-Bapak Biarkan Erina Gudono Sibuk Ngonten
-
Kepada Instruktur Ski, Kaesang Pilih Ngaku sebagai Komedian daripada Anak Presiden
-
Tanpa Pengawalan Paspampres, Kaesang Asyik Bulan Madu di Swiss
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
Forum BEM DIY Sindir Demo Pro MBG demi Wajan, Gerindra Tak Muncul dalam Unjukrasa di DPRD
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim
-
Demo adalah Aksi Menyuarakan Ketidakpuasan, Bukan Pamer Dukungan
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Modus Ajak Menikah, WNA di Lombok Paksa Korban Masuk Fantasi Seksual Menyimpang