/
Minggu, 08 Januari 2023 | 17:44 WIB
Anak Raja Thailand, Putri Bajrakitiyabha. (Antara)

Suara Sumatera - Anak Raja Thailand, Putri Bajrakitiyabha sudah lebih dari tiga pekan belum sadarkan diri sejak jatuh pingsan akibat masalah jantung

Hal itu disampaikan oleh istana Raja Thailand dalam pernyataan  tentang perkembangan terakhir kondisi kesehatan sang calon ahli waris takhta melansir Antara, Minggu (8/1/2023).  

Putri Bajrakitiyabha kehilangan kesadaran pada 15 Desember akibat gangguan irama jantung (aritmia) parah. Hal ini diakibatkan peradangan dari infeksi mikoplasma.

"Kondisi sang putri masih belum sadarkan diri. Para dokter terus memberikan pengobatan dan menggunakan peralatan untuk membantu fungsi jantung, paru-paru, dan ginjalnya, serta memberikan antibiotik sambil memantau kondisinya secara cermat," katanya.

Putri jatuh sakit saat mempersiapkan anjing-anjing peliharaannya mengikuti kompetisi di Nakhon Ratchasima, provinsi tempat pada awalnya dia dirawat sebelum diterbangkan dengan helikopter ke Bangkok.

Dia adalah satu dari tiga anak Raja Vajiralongkorn yang memiliki gelar resmi, sehingga layak menjadi ahli waris takhta menurut aturan suksesi kerajaan dan undang-undang dasar negara.

Sang raja secara formal belum mengumumkan siapa penerusnya dan belum ada pembicaraan resmi soal kemungkinan sang putri akan mewarisi takhtanya. 

Dirinya seorang pengacara bergelar master dan doktor dari Universitas Cornell, pernah menjabat Duta Besar Thailand untuk Austria, Slovenia, dan Slovakia.

Dia juga pernah bertugas di Kejaksaan Agung, Komando Keamanan Kerajaan, dan sebagai Duta Besar Thailand untuk Komisi Pencegahan Kejahatan dan Peradilan Pidana.

Baca Juga: Lesti Kejora Batal Tampil di HUT Indosiar, Rizky Billar Singgung Hadis Soal Pendusta

Dirinya lahir pada 7 Desember 1978. Ibunya adalah istri pertama sang raja, Permaisuri Soamsawali.

Load More