Suara Sumatera - Sakit perut dan gangguan pencernaan kerap dianggap sebagai gejala penyakit ringan. Padahal, itu bisa saja sebagai tanda dari sesuatu yang lebih buruk, misalnya kanker pankreas.
Kanker pankreas merupakan penyakit mematikan kelima di Inggris. Menurut Pancreatic Cancer UK (PCUK), setengah penderita penyakit ini meninggal dalam waktu tiga bulan setelah diagnosis karena terlambat melakukan pemeriksaan.
Gejala kanker pankreas sering tumpang tindih dengan kondisi lain seperti gangguan pencernaan dan sindrom iritasi usus besar. Berikut ini ada beberapa gejala yang perlu diwaspadai jika terjadi secara terus-menerus melansir Antara, Senin (9/1/2023) :
Gangguan pencernaan
Gangguan pencernaan atau mulas bisa menjadi gejala umum kanker pankreas. Kebanyakan orang tidak akan berpikir terkait dengan penyakit serius. Biasanya gejala ini juga dibarengi dengan nyeri perut atau punggung dan dengan beberapa hal yang mengganggu.
Sakit perut atau punggung
Nyeri ini bisa menjalar dari perut ke punggung. Sakit ini seringkali terjadi di antara tulang belikat, kemungkinan menjadi lebih buruk setelah makan sesuatu dan tidak hilang dengan mudah.
Berat badan menurun drastis
Penurunan berat badan akan sangat terlihat apalagi jika penderita tersebut tidak sedang melakukan program diet.
Baca Juga: Di Depan Jokowi, PM Malaysia Anwar Ibrahim: Indonesia Ada di Tempat Khusus di Hati Saya
Kehilangan nafsu makan
Kehilangan berat badan tentu saja terkadang terkait dengan hilangnya nafsu makan yang merupakan gejala kanker pankreas yang sering diabaikan.
Penderita tidak pernah merasa lapar atau langsung kenyang walau makan hanya sedikit. Kemungkinan hal tersebut karena tumor yang menekan perut.
Ikterus
Penyakit kuning adalah gejala kanker pankreas yang tidak mudah diabaikan, tetapi cenderung hanya terjadi pada orang yang tumornya mengarah ke kepala pankreas.
Perawat spesialis PCUK, Jeni Jones mengatakan tidak semua orang dengan kanker pankreas akan terkena penyakit kuning meski sangat lazim.
Gatal
Kulit mungkin menjadi sangat gatal sebelum penyakit kuning berkembang, karena garam empedu menumpuk di bawah kulit terlebih dahulu.
Perubahan buang air besar
Jones mengatakan terdapat banyak penyebab diare, namun tanda dari gejala kanker pankreas berbeda. Saat membuang air besar terdapat lemak di feses yang membuatnya berwarna kekuningan, yang juga terjadi pada penyakit kuning.
Kotoran berminyak dan kekuningan yang tidak hilang ini adalah tanda pasti bahwa ada sesuatu yang salah di bagian atas sistem pencernaan.
Diabetes yang baru saja didiagnosis
Jones memperingatkan bahwa sejumlah kecil orang yang baru didiagnosis diabetes mungkin menderita kanker pankreas, karena kanker dapat menghentikan produksi insulin yang cukup dari pankreas, yang dapat menyebabkan diabetes.
Berita Terkait
-
TikTok, Meta dkk Didugat karena Sebabkan Kesehatan Mental Remaja
-
Selain Asma, Inilah 5 Penyebab Dada Tiba-Tiba Terasa Sesak
-
4 Fakta Gerakan Dry January, Bisa Meningkatkan Kesehatan Fisik dan Mental
-
Hati-hati! Konsumsi Ice Smoke Bisa Picu Kerusakan Internal Organ
-
4 Zodiak yang Peduli dengan Kesehatan Mental, Kamu Termasuk Nggak?
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Film Waru: Sebuah Perjanjian Pesugihan Berdarah yang Mematikan!
-
Pesaing Galaxy Z Fold 8, Honor Magic V6 Bawa Bodi Tipis Premium
-
Rupiah Loyo ke Rp16.823 per Dolar AS, Cek Kurs di Mandiri, BNI, BRI, dan BCA
-
Jakarta Juara Sampah Plastik, Tapi Morowali Tertinggi Per Kapita Imbas Ledakan Industri Nikel
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan Sarana Produksi untuk Dukung UMKM Kreatif Sumbar
-
Manga Horor Klasik Hyakki Yakou Shou Diadaptasi Jadi Anime, Tayang April
-
Bank Buka Lagi Kapan? Ini Jadwal Buka BRI, BCA, hingga Mandiri usai Libur Imlek 2026
-
Disdik Makassar Sesuaikan Libur Ramadan dan Idulfitri 2026
-
Skandal Pemain Naturalisasi Ilegal Malaysia Terbongkar, PSSI Dituduh Dalang Pelaporan ke FIFA
-
Anak Minta Menginap, Paula Verhoeven Singgung Izin Baim Wong: Keputusan Ada di Satu Pihak