Bisnis / Keuangan
Senin, 16 Februari 2026 | 12:53 WIB
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Rupiah melemah ke Rp16.823/USD per 16 Februari 2026.
  • Dolar AS menguat di perbankan nasional (Mandiri, BNI, BRI, BCA).
  • Kurs jual dolar di bank menembus kisaran Rp16.800 - Rp16.900.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan tren pelemahan pada awal pekan ini. Berdasarkan data Bloomberg, mata uang Garuda kini tertekan ke level Rp16.823 per dolar AS.

Kondisi ini memicu kenaikan harga jual dolar AS di sejumlah perbankan besar di Indonesia. Bagi Anda yang berencana melakukan transaksi valas hari ini, Senin (16/2/2026), penting untuk memantau pergerakan kurs yang fluktuatif.

Berikut adalah daftar kurs dolar AS di empat bank besar (Mandiri, BNI, BRI, dan BCA):

1. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Mengacu pada data terbaru, kurs beli USD (E-Rate) berada di level Rp16.800 dengan kurs jual Rp16.830. Sementara untuk kategori TT Counter/Bank Notes, dipatok pada kisaran Rp16.630 (beli) dan Rp16.930 (jual).

2. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

BNI menetapkan kurs beli USD (E-Rate) di level Rp16.760 dan kurs jual Rp16.860. Untuk transaksi melalui TT Counter/Bank Notes, harga beli berada di Rp16.690 dan harga jual menyentuh Rp16.990.

3. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

BRI mematok kurs beli USD (E-Rate) sebesar Rp16.748 dengan kurs jual Rp16.900. Sedangkan pada posisi TT Counter/Bank Notes, angkanya berada di level Rp16.690 (beli) dan Rp16.990 (jual).

Baca Juga: BRI Peduli Salurkan Bantuan Sarana Produksi untuk Dukung UMKM Kreatif Sumbar

4. PT Bank Central Asia Tbk

BCA menetapkan kurs beli USD (E-Rate) di posisi Rp16.767 dan kurs jual Rp16.857. Untuk layanan TT Counter/Bank Notes, nasabah dikenakan kurs beli Rp16.665 dan kurs jual Rp16.965.

Catatan: Perlu diingat bahwa nilai kurs rupiah terhadap dolar AS bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar global.

Load More