Suara Sumatera - Nama Fadly Sungkara menjadi pembicaraan di media sosial saat menjadi komentator pertandingan bulutangkis antara Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon vs Liang Wei Keng/Wang Chang di perempat final India Open 2023.
Pada pertandingan itu ganda Indonesia Kevin/Marcus harus menyerah dari pasangan China dalam dua gim 12-21, 18-21.
Saat menjadi komentator pertandingan tersebut, badminton lovers (BL) Indonesia merasa terganggu dengan komentar-komentar Fadly Sungkara.
Pasalnya Fadly Sungkara memberikan komentar yang asal-asalan dan hanya mengglorifikasi seorang Kevin Sanjaya Sukamuljo.
Penampilan Kevin Sanjaya yang tidak maksimal malah dikomentari Fadly Sungkara sebaliknya. Dan Fadly seperti tidak sama sekali menyinggung Marcus Gideon pada pertandingan tersebut.
Mendapat serangan dari netizen, Fadly Sungkara membuat postingan di Instagram yang dianggap telah merendahkan BL Indonesia.
"ingin rasanya menanggapi para netizen, tapi mengingat mereka adalah orang kampung dengan latar belakang pendidikan yang rendah jadi belih saya diamkan saja.Gak level." tulis Fadly.
Sontak postingan Fadly Sungkara ini mendapat serangan balik dari netizen hingga tagar komentator trending topic di Twitter.
Profesor Zubairi djoerban seorang peneliti ikut berkomentar di akun Twitternya menyindir Fadly Sungkar yang menanggap BL Indonesia berpendidikan rendah.
Baca Juga: Mampu Obati DBD, Yuk Intip 7 Manfaat Jambu Biji untuk Kesehatan Tubuh
"Wahai Sang Komentator yang berpendidikan tinggi: Saya adalah badminton lover dan dengan bangga menyatakan saya itu berasal dari Kampung Kauman, Yogyakarta. Ya, dari kampung." cuit Zubairi.
Siapa Fadly Sungkara?
Dikutip dari web mnctrijaya.com, Fadly Sungkara adalah penyiar radio Trijaya FM yang membawakan program Trijaya Hot Topic Pagi.
Fadly Sungkara disebut sudah 10 tahun malang melintang sebagai penyiar radio. Fadly memulai karier menjadi penyiar radio sejak tahun 2010.
Dia pernah menjadi penyiar di 3 radio besar, yakni Radio Trijaya, salah satu radio siaran swasta di Jakarta, dan lembaga penyiaran publik RRI.
Fadly disebut pernah mewawancara secara eksklusif dengan Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla, serta sejumlah menteri di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Fadly katanya menguasai berbagai ajang cabang olahraga termasuk sepakbola, tinju, dan bola voli. Fadly juga sering diundang menjadi pembicara untuk public speaking.
Fadly sendiri tidak pernah berpikir untuk menjadi penyiar, karena sejak kecil bercita-cita menjadi pemain sepakbola.
Namun ia harus mengubur mimpinya karena dilarang orang tua. Fadly sempat tampil di Porprov 2006 memperkuat tim sepakbola Kabupaten Indramayu ketika masih SMA.
Berita Terkait
-
The Minions Hadapi Pemain Unggulan China di India Open 2023, Kans Revans?
-
Usai Perang Saudara, Fajar Alfian/Rian Ardianto Berhasil Amankan Tiket Babak Perempat Final India Open 2023
-
India Open 2023: Babak 16 Besar Lawan Unggulan Satu, Rehan/Lisa Tumbang
-
5 Laga Perang Saudara Babak 16 Besar India Open 2023, Menuju Perempat Final
-
Fajar dan Rian Berhasil Amankan Tiket Babak 16 Besar di India Open 2023
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura