/
Kamis, 26 Januari 2023 | 12:00 WIB
Richard Eliezer atau Bharada E (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/wsj)

Suara Sumatera - Kasus pembunuhan Brigadir J masih menjadi pembicaraan publik. Apalagi, para terdakwa Ferdy Sambo Cs hingga kini masih belum divonis hukuman penjara.

Di tengah menunggu vonis para terdakwa pembunuhan Brigadir J, beredar kabar bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) membebaskan Bharada E, terdakwa eksekutor penembakan Brigadir J, dari dalam penjara.

Video informasi Jokowi bebaskan Bharada E dari penjara ini disebarkan akun Facebook @Legend Quotes. Dimana, judul dan thumbnail video mengklaim bahwa Jokowi bebaskan Barada E dari penjara.

"Bersyukur !! Permintaan Keluarga Bharada E di Terima Oleh Jokowi Resmi Bharada E di B3bask4n dari J3rat4n H*kum" begitu narasi yang beredar.

CEK FAKTA: Jokowi Bebaskan Bharada E dari Penjara, Lepas dari Jeratan Hukum, Benarkah? (sumber: Turnbackhoax.id)

Lantas, benarkah klaim tersebut?

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id - jaringan Suara.com, klaim tersebut terbukti salah setelah melihat berita asli Kompas.com.

Tidak ada bukti serta pemberitaan valid yang membenarkan klaim yang ditunjukkan dalam judul dan thumbnail video tersebut, video tidak ada keterkaitan antara narasi dengan pembebasan Bharada E.

Video identik pada sumber tersebut sama dengan video di channel milik “KOMPASTV”, video yang memperlihatkan keluarga besar dari Bharada E sedang berkumpul di pinggir jalan untuk menanti rombongan Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Manado.

Dengan demikian, klaim bahwa Presiden Joko Widodo bebaskan Barada E atas permintaan keluarga merupakan hoaks dengan kategori Konten yang Dimanipulasi.

Baca Juga: CEK FAKTA: Video Skandal Sarwendah dan Betrand Peto Tersebar di Medsos, Benarkah?

Kesimpulan

Setelah melakukan penelusuran thumbnail video tersebut merupakan hasil editan dan isi video tersebut adalah potongan dari video dari peristiwa yang tidak berkaitan. Konten tersebut masuk kategori koneksi yang salah.

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More