Suara Sumatera - Nama Nikita Mirzani selalu identik dengan sensasional dan keributan. Baru-baru ini, Nikita baru saja berseteru dengan Bunda Corla, Ivan Gunawan, hingga Maharani Kemala.
Kabarnya, mereka sudah saling berdamai setelah Ivan Gunawan, Bunda Corla dan Maharani meminta maaf kepada Nikita Mirzani.
Di tengah kabar tersebut, video lawas yang membahas Nikita Mirzani kembali viral. Salah satunya video Kiki The Potters yang membicarakan mantan kekasihnya itu dalam podcast Jenny Cortez, dua bulan yang lalu.
Dalam potongan video yang beredar, Kiki The Potters mengaku pernah difitnah oleh Nikita Mirzani sebagai pria penyuka sesama jenis alias gay. Parahnya, tudingan itu dihebohkan Nikita Mirzani kala Kiki The Potters akan menikah.
"Sampai saat saya mau nikah juga, saya udah pilih pendamping juga, saya tetap aja digangguin. Istri saya di-DM kata-kata bahwa saya ini penyuka sesama jenis, ada buktinya saya semua," kata Kiki The Potters, mengutip potongan video yang diunggah akun @lambegosiip, Jumat (27/1/2023).
Kiki The Potters mengatakan Nikita Mirzani mengirim pesan tersebut menggunakan akun Instagram salah satu keluarganya yang juga centang biru.
Saat Jenny Cortez menduga apakah Nikita Mirzani masih mencintainya, Kiki The Potters membantah. Menurut musisi 36 tahun itu, Nikita Mirzani melakukannya hanya karena tidak senang melihat orang lain bahagia.
"Nggak mungkin sih, dia susah aja ngelihat orang lain senang," jawab pria bernama asli Frans Rizki Aditya itu.
Unggahan ini pun mendapat banyak respons dari warganet.
Baca Juga: CEK FAKTA: Kabar Iwan Fals Meninggal Dunia di Rumah Sakit, Benarkah?
"Nggak pernah seneng lihat orang bahagia, nah itu poinnya. Setuju sama babang ini," komentar @levi_laz***.
"Susah aja lihat orang seneng (emoji tertawa), penyakit hati itu dianya," sambung @y.sastrop***.
"NM itu isi hati dan pikirannya, 'seneng lihat orang susah, susah lihat orang seneng'," komentar @adhira***
Berita Terkait
-
Keributan dengan Nikita Mirzani Dianggap Settingan Demi Cuan, Ini Respons Ivan Gunawan
-
Difitnah Nikita Mirzani Dukun Santet, Ustaz Maulana Farauq Sampai Bersumpah Demi Allah
-
Bunda Corla Mau Cepat-cepat Terbang ke Jerman, Nggak Kuat Diserang Nikita Mirzani?
-
Jahatnya Nikita Mirzani Terus-Terusan Menagih Uang Sawer Bunda Corla, Sok-Sok Nyawer Padahal Miskin
-
Desak Kembalikan Saweran Rp 100 Juta, Nikita Mirzani Ancam Polisikan Bunda Corla: Kau Bilang Uang Haram, Jangan Telan Ludah Sendiri
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak