Suara Sumatera - Niatan Kaesang Pangarep ingin terjun ke politik diungkap sang kakak, Gibran Rakabuming Raka secara terang-terangan. Kaesang diketahui ingin menjadi eksekutif yang kemudian publik banyak menerka ia akan menggantikan posisi Gibran sebagai Wali Kota Solo.
Sementara Gibran Rakabuming sendiri akan menjadi Gubernur Jawa Tengah, menggantikan Ganjar Pranowo yang memang sudah habis masa jabatannya.
Hal ini tentu menjadi pembahasan sejumlah pengamat, termasuk Rocky Gerung yang mendiskusikannya bersama jurnalis Hersubeno Arief. Dilihat di kanal YouTube Rocky Gerung Official, Hersubeno menyebut Kaesang berminat untuk masuk ke ranah eksekutif.
"Eksekutif kan orang tahu kamu mau ke Solo, jadi Wali Kota Solo setelah Gibran jadi gubernur, kan begitu. Dan yang menarik, ada bocoran dari Sandiaga Uno, dia dapat bocoran Kaesang mungkin akan gabung ke Gerindra," tutur Hersubeno, dikutip pada Jumat (27/1/2023).
Cerita ini membuat publik kembali berspekulasi, kali ini dikaitkan dengan kunjungan Prabowo ke rumah dinas Gibran di Lojigandrung, Kota Solo.
Prabowo juga terang-terangan menunjukkan dukungannya untuk rencana Gibran maju calon gubernur, baik di Ibu Kota maupun di Jawa Tengah.
Rocky Gerung menilai keluarga Jokowi tengah mengalami ketagihan kekuasaan. Hal itu yang melatarbelakangi munculnya minat para anggota keluarga Jokowi untuk merengkuh posisi tertentu di kekuasaan.
"Coba kita lihat latar dari peristiwa-peristiwa ini. Semua itu kalau kita cari highlight-nya, kita akan temukan satu unsur di dalam politik Jokowi, yaitu ketagihan kekuasaan," tegas Rocky.
"Karena ketagihan, maka dipaksa sebetulnya, upaya untuk secara cepat-cepat mengajukan dua nama itu, Gibran dan Kaesang," imbuhnya. Rocky lalu mengaitkannya dengan sikap Jokowi di awal masa kekuasaannya dahulu, yakni tidak terlalu mendukung gagasan Gibran dan Kaesang untuk masuk ke dunia politik.
Baca Juga: Pemkot Yogyakarta Fasilitasi 14 Pedagang Jalan Perwakilan ke Pasar Klithikan
"Lalu orang mulai melihat bahwa tidak mungkin itu terjadi karena Jokowi, kita bisa prediksi dari dulu pertama, dia akan ketagihan kekuasaan," kata Rocky.
Apalagi Jokowi memerlukan peralatan politik. "Sialnya Pak Jokowi tidak mampu menunjukkan kapasitasnya memimpin PDIP misalnya, atau mengambilalih PSI yang sangat mungkin didesain untuk Kaesang atau Gibran pada waktu itu," ujarnya menambahkan.
Menurut Rocky, hal ini tidak lepas dari sikap Jokowi yang dianggap tunduk pada kapitalisme dan oligarki. "Itu yang membuat Jokowi hilang auranya sebagai negarawan atau kepala negara karena dia hanya dikendalikan," kritik Rocky dengan menohok.
Bahkan menurut Rocky, bisa jadi Gibran dan Kaesang nanti akan kembali dititipkan pada oligarki yang sama alih-alih menunjukkan warna politik yang berbeda dari ayahnya.
Berita Terkait
-
Teka-Teki Rabu Pon 1 Februari, Jokowi Bakal Umumkan Reshuffle Menteri?
-
Bebaskan Kaesang Terjun ke Politik, Jokowi: Saya Gak Akan Ikut-ikut
-
Jokowi Ungkap Hasil Pertemuan Dengan Surya Paloh
-
Pekan Depan Rabu Pon Bakal Ada Reshuffle Kabinet? Jokowi Tertawa: Lihat Saja Nanti
-
Soal Kebiasaan Reshuffle Kabinet Di Rabu Pon, Jokowi: Tunggu Saja
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Nasabah Setia Bank Sumsel Babel Lubuklinggau Dapat Kejutan Mobil Toyota Rush
-
Apa Itu Hacker Selapan? Sosok di Balik Kasus Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Bupati Bogor: Tidak Ada Ruang Bagi Narkoba, Sikat Hingga ke Akar!
-
Siswa Terima MBG Fresh 5 Hari, Sementara 3B dan Daerah 3T Dapat Menu Kering
-
1.256 SPPG di Indonesia Timur Disuspend, Tak Daftar SLHS dan Tanpa IPAL
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Polisi Buru 3 DPO Pembacokan Cilandak, Senjata Tajam Disembunyikan di Cirendeu
-
20 Tahun Berkarya, Maudy Ayunda Ungkap Momen Emosional saat Casting Pertama
-
Penolakan Menguat, Gus Ipul Dinilai Tak Netral Pimpin Muktamar NU