/
Jum'at, 03 Februari 2023 | 14:56 WIB
Paus Fransiskus. (Antara)

Suara Sumatera - Para pemuda di Afrika diimbau untuk mengukir masa depan  tanpa persaingan etnis dan korupsi yang memicu konflik.

Hal itu disampaikan oleh Paus Fransiskus saat berbicara kepada lebih 65.000 ribu anak muda di Martyrs Stadium, melansir Antara, Jumat (3/2/2023).

"Katakan tidak pada korupsi. Kejujuran memberikan penangkal bagi kanker korupsi," katanya. 

"Jika seseorang menawari Anda suap, atau menjanjikan Anda bantuan dan banyak uang, jangan jatuh ke dalam perangkap. Jangan tertipu. Jangan tersedot ke dalam rawa kejahatan," sambungnya.

Fransiskus juga mengimbau para pemuda untuk bekerja demi masa depan yang lebih baik dengan sering merenungkan apa yang disebutnya lima unsur, yaitu doa, komunitas, kejujuran, pengampunan, dan pelayanan.

Menurut Perserikatan Bangsa-bangs (PBB),  perekonomian Afrika telah kehilangan hampir 150 miliar dolar AS (sekitar Rp2.234 triliun) karena korupsi setiap tahun.

Laporan terbaru oleh pengawas antikorupsi global, Transparency International, menunjukkan beberapa negara dengan kinerja terburuk dalam indeks persepsi korupsi ada di Afrika.

Beralih ke persaingan etnis yang telah memicu konflik dan kekerasan di Kongo timur, Paus Fransiskus memperingatkan anak-anak muda untuk "berhati-hati terhadap godaan untuk menuding seseorang dan untuk mengucilkan orang lain karena dia berbeda".

"Waspadalah terhadap ke daerahan, kesukuan, atau apa pun yang membuat Anda merasa aman dalam kelompok Anda sendiri," katanya. 

Baca Juga: Hati-Hati! Inilah 4 Dampak Buruk Mengonsumsi Obat Diet bagi Kesehatan Tubuh

Load More