Suara Sumatera - Pasangan suami-istri perlu membuat perencanaan keluarga jangka panjang, terutama soal jarak kehamilan. Anda yang tak ingin jarak anaknya terlalu dekat perlu merencanakan dengan matang.
Bagaimana caranya? Tentu saja dengan merancang cara berhubungan intim agar tidak menimbulkan kehamilan. Berikut beberapa cara berhubungan badan yang baik dan tidak menyebabkan hamil.
1. Hindari masa subur
Untuk mengetahui masa subur, kita bisa menggunakan bantuan kalkulator masa subur yang banyak ditawarkan di internet. Pilih salah satu yang terpercaya dan kita bisa menghitung waktu tepat untuk berhubungan intim.
2. Senggama terputus
Melakukan aktivitas seksual dengan senggama terputus adalah salah satu cara yang bisa diandalakan untuk menghindari kehamilan. Metode ini terhitung klasik dan termasuk KB alami.
3. Gunakan kondom
Selain bisa mencegah kehamilan, kondom juga bisa melindungi kita dari penyakit menular seksual dan penyakit kelamin. Kondom juga mudah ditemui karena dijual bebas di apotek atau toko-toko modern.
4. Kontrasepsi darurat
Baca Juga: Tiga Waktu Hasrat Perempuan Memuncak hingga Ingin Hubungan Intim Berkali-kali, Pria Wajib Tahu!
Kontrasepsi darurat bisa kita lakukan setelah melakukan aktivitas seksual. Beberapa di antaranya adalah berbentuk pil seperti ulipristal dan levonorgestrel. Beberapa tersedia di apotek tanpa resep dokter.
5. Alat kontrasepsi
Ada beragam alat kontrasepsi yang bisa digunakan untuk mencegah kehamilan seperti suntik, implan, IUD dan pil. Pilih salah satu yang paling cocok untuk anda.
Belakang muncul alat kontrasepsi bar yang digunakan oleh wanita bernama nuvaring. Berbentuk seperti cincin, nuvaring dimasukkan ke dalam vagina sehingga bisa menghambat perjalanan sperma menuju indung telur.
6. Tanpa penetrasi
Aktivitas seksual ternyata bisa dilakukan tanpa penetrasi ke dalam vagina. Cara ini juga sangat aman karena bisa mencegah kehamilan. Mengingat aktivitas seksual ini dilakukan tanpa penetrasi, maka sperma tak akan masuk ke dalam vagina.
Berita Terkait
-
Seks Berlebihan Ancam Kesehatan Masa Tua, Dokter Boyke Warning Pasangan Muda: Jangan Biarkan Hiperseksualitas Kuasai Hidup Anda!
-
Cerita Seks Ayu Aulia: Nggak Sudi Pakai Kondom, Pernah Kabur Jelang Wikwik Gegara Cowok Bau Badan
-
10 Tips Khusus Berhubungan Seks Sehat dari Dokter Boyke, Pasangan Suami Istri Wajib Tahu
-
Transaksi Seks di Penjara Pakai Pola Pura-pura Sakit, Tio Pakusadewo: Semua Ada Harganya, Dilempar Uang Mulutnya Diam!
-
Cerita Hubungan Seks, Resep Awet Wulan Guritno Terbongkar: Kalau Capek Pakai Suplemen!
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Awal Bulan Juli, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS ke Level Rp17.980
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Telur Kompak Turun, Minyak Goreng Kemasan Masih Merangkak Naik
-
Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, 1 Juli 2026
-
Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno
-
IHSG Sempat Dibuka Melemah Tapi Langsung Hijau, BBCA Masih Dijual Asing
-
Misbakhun Sebut Sentimen Negatif Jadi Penyebab IHSG Anjlok Meski Fundamental Ekonomi Kuat
-
Tok! Tarif Listrik Juli - September 2026 Tidak Naik!
-
Aturan Minum Magnesium yang Benar Biar Tak Mudah Stres dan Tidur Nyenyak di Usia 30-an
-
Perempuan Disabilitas yang Berdaya, Membawa Karya dari Daerah ke Panggung Jakarta
-
Piala Dunia 2026 Patahkan Logika Statistik: Sepak Bola Tak Bisa Diukur dengan Algoritma