/
Jum'at, 17 Februari 2023 | 19:25 WIB
Ilustrasi Megawati Soekarnoputri. Megawati pernah mau ditilang polisi. (Suara.com/Oke Atmaja)

Suara Sumatera - Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri pernah punya pengalaman hampir ditilang polisi lalu lintas (polantas).

Kisah ini disampaikan Megawati saat memberikan pidato di acara Kickoff Meeting Pancasila dalam Tindakan: “Gerakan Semesta Berencana Mencegah Stunting, Kekerasan Seksual Pada Anak Dan Perempuan, Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Serta Mengantisipasi Bencana”.

Megawati menyatakan dirinya suka nyetir mobil sendiri. Kebiasaan ini ia lakukan selama 17 tahun. Sampai pada suatu saat, dia sedang mengendarai mobil melewati suatu jalan diberhentikan polisi.

"Suatu saat, tandanya (rambu) itu diumpetin. Lho bener lho hayo pak Sigit. Karena tahunya saya sudah terbiasa jadi lurus saja. Priit," ujar Megawati.

Mendengar suara peluit polisi, Megawati berhenti meminggirkan mobil ke tepi jalan. Polisi itu lalu menyapa Megawati dan meminta memperlihatkan STNK dan SIM.

Megawati lalu mengeluarkan STNK dan SIM dan memberikannya ke polantas yang menyetopnya. Begitu melihat identitas yang ada di SIM, polisi itu bingung. 

Polisi itu coba mencocokkan nama yang ada di SIM dengan wajah Megawati yang ada di dalam mobil.

"Aku meneng wae. Pak maaf saya ditilang atau ga? Maaf banget saya kebetulan ada janji," kata Megawati kepada polisi tersebut.

Polisi itu lalu permisi sebentar pergi menemui komandannya yang ada di pepohonan. Megawati memperhatikan polisi itu seperti rundingan dengan komandannya.

Baca Juga: Cok Ace Sesalkan Kasus Korupsi di Universitas Udayana

Sementara Megawati hanya diam saja karena sadar dirinya salah melanggar rambu lalu lintas yang tidak terlihat mata.

"Tahu-tahu gini. Ibu? kenapa pak? Kenapa ibu tidak bilang dari tadi ibu siapa? Lho bapak ga nanya. Jadi gimana sini pak kalau memang mau ditilang. Ya ga lah bu. Silakan bu ini dua-duanya (polisi memberikan lagi SIM dan STNK ke Megawati)," cerita Megawati.

Load More