Suara Sumatera - Beredar sebuah pemberitaan yang mengklaim bahwa hakim Wahyu Iman Santoso dipecat langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Kabar tersebut menyebutkan Hakim Wahyu dipecat Jokowi lantaran tidak becus dalam mengusut kasus Ferdy Sambo. Dalam narasinya, Jokowi kemudian mengganti Hakim Wahyu dengan orang lain.
Informasi Hakim Wahyu dipecat Jokowi dibagikan di kanal Youtube bernama Roda Politik pada 8 Februari 2023 lalu.
Adapun narasi yang disampaikan dalam video berdurasi 8 menit itu sebagai berikut:
“AKHIRNYA HAKIM WAHYU DIPECAT GK BECUS URUS FERDY SAMBO PAK JOKOWI LANGSUNG GANTIKAN DENGAN ORANG INI”
Lantas benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Turnbackhoax.id--jaringan Suara.com, klaim video yang menyatakan bahwa Hakim Wahyu dipecat Jokowi merupakan informasi salah.
Faktanya, dalam unggahan video tersebut tidak memiliki kesesuaian informasi antara judul dan isi video, tentang hakim Wahyu yang dicopot oleh Jokowi dan digantikan oleh orang lain.
Selain itu, tidak ada bukti dimana Presiden Jokowi ikut campur dalam persidangan Ferdy Sambo dengan mencopot Hakim Wahyu.
Baca Juga: Mirip Nikita Mirzani, Syarifah Irma Rela Gantikan Vonis Mati Ferdy Sambo: Aku Tulus Sayang Sama Dia
Justru isi yang dibahas dalam video tersebut merupakan pembahasan dari artikel yang diunggah di ayobandung.com dengan judul “Sogok Hakim Lewat Amplop, JPU Minta Amplop dari Pengacara Arif Rachman Dibuka, Isinya duit?”
Dalam isi artikel itu hanya menyinggung mengenai dugaan amplop yang diberikan oleh pengacara Arif Rachman kepada jaksa penuntut hukum (JPU) tersebut berisi sogokan uang, namun setelah ditelisik lagi rupanya isi amplop tersebut bukan merupakan uang sogokan, melainkan hanya sebuah flashdisk.
Hingga akhir video pun tidak ada sebuah pernyataan tentang Hakim Wahyu yang dicopot oleh Jokowi secara langsung seperti yang diberikan dalam gambar thumbnail unggahan tersebut.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan Hakim Wahyu dipecat Presiden Jokowi merupakan informasi salah dan masuk kategori konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington
-
Ramalan Zodiak 15 April 2026, Ini 4 Zodiak Paling Beruntung dan Panen Peluang Emas
-
Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026
-
Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV
-
Steven Wongso Lebih Dulu Terapkan Metode Diet 'Anjing' ke Ibu, sampai Dikatai Anak Durhaka
-
Jonatan Christie Optimistis Indonesia Lolos Fase Grup Thomas Cup 2026
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim
-
Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final
-
Vincent Kompany Salut Ada Pelatih Perempuan di Bundesliga, Pertama dalam Sejarah