Suara Sumatera - Video yang memperlihatkan seorang pengedar narkoba membuat pengakuan mengejutkan viral di media sosial (medsos).
Dirinya mengaku bahwa aksinya mengedarkan narkoba karena dilindungi kepolisian. Hal itu disampaikan pelaku saat Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tana Toraja melakukan konferensi pers.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @lambe_turah, terlihat empat pelaku yang memakai penutup kepala dihadirkan saat paparan.
Di sela-sela konferensi pers, tiba-tiba salah seorang pelaku mengangkat tangannya, lalu meminta izin untuk berbicara.
"Bisa saya sedikit bicara bu," tanya pengedar narkoba itu.
"Iya, kenapa," jawab Kepala BNNK Tana Toraja AKBP Natalia Dewi Tonglo dikutip Senin (20/2/20230
"Kami berani begini karena kami dilindungi dari bawah, Polres," kata pelaku.
Mendengar hal itu, Dewi yang duduk langsung mengangkat tangan ke awak media. Dirinya menghentikan ucapan sang pengedar narkoba, sebelum mengungkapkan Polres mana yang dimaksudkan.
Sontak saja begitu video ini diunggah ramai nitizen memberikan beragam komentar menohok. Bahkan ada yang menyebut nama Bharada E.
Baca Juga: Ogah Disalahkan Gibran, BBWSBS Sebut Banjir di Soloraya Karena Masyarakat Tak Jaga Lingkungan
"Sebelumnya dia sudah belajar dari Bharada E (sepertinya)," kata nitizen.
"Kenapa kalian kaget? Bukannya sudah hal yang normal?," tulis nitizen.
"LPSK tolong bergerak, pastikan dia masih hidup," kata nitizen lainnya.
Tag
Berita Terkait
-
Ngamuk Minta Gift! Nasib Sultan Akhyar Mandi Lumpur Dulu Mendadak Kaya, Kini Terlilit Utang Bank
-
Heboh Mobil Rombongan Bobotoh Dilempari Oknum, Kapolres Bogor Bilang Begini
-
Cintanya Sempat Ditolak, Pria Bule Ini Berhasil Luluhkan Hati Ustadzah Asal Lombok
-
Apa Arti KY? Julukan Miring Untuk Jerome Polin dalam Bahasa Jepang
-
Viral Sejumlah Orang Mengamuk Rusak Mobil Pakai Parang Buntut Ribut Di Klub Malam, Polisi Turun Tangan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sindrom Ring of Fire: Mengapa Gempa Jepang Bikin Kita Refleks Panik?
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Eks Bos Astra Infra Port Eastkal Dipanggil KPK dalam Dugaan Korupsi Investasi
-
6 Kulkas Hemat Listrik 1 Jutaan, Cocok untuk Anak Kos hingga Keluarga Kecil
-
Raih Rating Tertinggi, Six Singles Under One Roof Siapkan Musim Kedua
-
Kemendag Janji Akun Seller Tak Akan Diblokir Meski Belum Punya NIB
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
Marketplace Tak Bisa Lagi Naikkan Biaya Sepihak, Seller Kini Wajib Setujui Perubahan Kontrak
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota