Suara Sumatera - Beredar narasi yang menyebutkan bahwa putri Abdurahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid mendesak Polri untuk menangkap mantan Presiden RI sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Dalam narasinya, hal itu dilakukan Yenny Wahid lantaran ucapan Megawati mengenai ibu-ibu pengajian yang lupa mengurus rumah tangga dan anaknya.
Diketahui, pernyataan Megawati itu disampaikannya saat mengisi acara kick off Pancasila dalam tindakan semesta berencana menjaga stunting, kekerasan seksual pada anak dan perempuan, KDRT dan bencana alam oleh BPIB, BKKBN dan BRIN pada Kamis (16/2/2023).
Klaim Yenny meminta polisi menangkap Megawati dibagikan sebuah akun Facebook pada Kamis 23 Februari 2023. Pada thumbnail video tertulis kalimat sebagai berikut:
"Putri Gus Dur Murka Kecam Pernyataan Megawati
Yenny Wahid Desak Polri Adili Putri Soekarno," demikian dikutip Kamis (2/3/2023).
Lantas benarkah Yenny Wahid desak polisi menangkap Megawati?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Tempo, konten yang diunggah dengan narasi tersebut merupakan informasi yang salah.
Faktanya, potongan video Yenny Wahid yang ada pada awal unggahan itu bukan bicara tentang mendesak polisi menangkap Megawati Soekarnoputri. Melainkan, saat pembacaan deklarasi dukungan kepada pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo - Ma’ruf Amin pada Pemilihan Umum 2019.
Baca Juga: CEK FAKTA: Megawati dan Puan Maharani Terciduk Bermain Judi Slot, Benarkah?
Video lainnya, Yenny terlihat di acara Indonesia Lawyer Club (ILC) pada pada 8 November 2016. Pada pertemuan itu, dia mengapresiasi Aksi Damai 4 November yang dilakukan ratusan ribu umat Islam Indonesia dengan aman. Jadi, tidak ada kaitan dengan narasi yang ditulis pada unggahan dan yang disampaikan narator video soal ibu-ibu pengajian.
Tim Cek Fakta Tempo juga memfragmentasi video tersebut menjadi gambar menggunakan Keyframe dan menelusurinya pakai Yandex Image Search. Video 1 Dalam video detik awal ini menunjukkan putri Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid, tampak sedang memegang sebuah kertas dan mikrofon, yang didampingi puluhan ulama.
Ternyata, potongan gambar yang ditempelkan pada video itu merupakan momen ketika Yenny Wahid membacakan pidato deklarasi dukungan Barisan Kader Gus Dur kepada pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin di Jakarta pada Rabu, 26 September 2018 silam.
Pengumuman tersebut juga bertepatan dengan Silaturahmi Nasional Barisan Kader Gus Dur. Pada kesempatan itu, Yenny Wahid tidak bicara soal mendesak Polisi untuk menangkap Megawati, namun dia bicara dalam konteks Pemilihan Umum 2019.
Selain itu, konten tersebut hanya menampilkan menampilkan potongan video Megawati terlihat sedang duduk dan berbincang-bincang.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa tidak ada kaitan dengan narasi yang ditulis pada unggahan dan yang disampaikan narator video soal ibu-ibu pengajian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Perang Melawan Scam: AI Indosat Hadang 2 Miliar Ancaman Digital dalam 6 Bulan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Aksi Pinkan Mambo Nyanyi dan Joget di Pinggir Jalan Tuai Kritik: Bikin Macet!
-
Tegas Lawan Pelecehan Daring, Agensi Hyeri Pastikan Proses Hukum Berjalan
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Pandji Pragiwaksono Diperiksa 8 Jam, Diperlihatkan Penyidik Potongan Mens Rea Hasil Bajakan
-
BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen Sepanjang 2025 di Tengah Tekanan Global
-
Viral Aksi Heroik Polisi Baru Sembuh Stroke Selamatkan Pria Lansia dari Gigitan Pitbull
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri