Suara Sumatera - Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digagas Golkar, PAN dan PPP tidak akan berani mengusung pasangan capres-cawapres tanpa restu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebab, Jokowi disinyalir tokoh besar dibalik koalisi KIB itu sendiri.
Hal itu dinyatakan analis politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin. "Bu Mega tahu langkah Pak Jokowi mempersiapkan KIB, karena KIB bukan ketua umum, ketiga partai itu Pak Jokowi,' kata Ujang, dikutip dari Suara.com, Kamis (2/3/2023).
Dia mencontohkan kekuatan Jokowi mempengaruhi KIB, seperti adanya pergantian mendadak kursi Ketua Umum PPP yang sebelumnya diisi Suharso. Pergantian itu dilakukan tanpa muktamar, namun hanya disetujui oleh pemerintah.
Ujang menyinggung juga soal Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan dinilai tidak akan berani mengusung pasangan capres-cawapres tanpa restu Jokowi.
"Tidak akan berani juga mengusung capres cawapres tanpa restu dan izin Jokowi. Dan ingat, Airlangga ketika ultah Golkar ke-58 pernah mengatakan bisa dicek jejak digital, bahwa soal capres KIB itu menunggu restu Jokowi, itu clear," tuturnya.
Lebih lanjut, Ujang menilai, KIB kemungkinan akan mengusung nama eksternal sebagai pasangan capres-cawapres. Hal itu terlihat dari Rakornas PAN yang mendorong nama Ganjar Pranowo diduetkan dengan Erick Thohir.
"Ganjar eksternal KIB ya, Erick Thohir eksternal KIB, artinya memang KIB ini bagi saya analisa saya menegaskan bahwa sangat jelas pemilik KIB itu Pak Jokowi. Itu sudah terkonfirmasi oleh PAN juga mereka menganggap Pak Jokowi pembina, bahasa halusnya pembina kami semua ya artinya sebenarnya capres KIB itu ditentukan Pak Jokowi," imbuhnya.
Duet Ganjar-Erick
Sebelumnya, Partai Amanat Nasional menyiratkan nama calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung pada Pemilihan Presiden 2024 melalui "pantun" Ganjar Pranowo-Erick Thohir.
Baca Juga: Makin Panas, KIB Jawab Sindiran Koalisi Perubahan Soal Capres: Tidak Usah Kasihan
Hal tersebut tersirat ketika Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan membacakan sebuah pantun pada akhir pidato sambutan Rapat Koordinasi Nasional Pemenangan Pemilu PAN di Semarang, Minggu (26/2/2023).
“Izinkan saya mengakhiri pidato pada Rakornas PAN. Jalan-jalan ke Simpanglima, jangan lupa beli lumpia. Kalau Pak Ganjar dan Pak Erick sudah bersama, InSya-Allah Indonesia tambah jaya,” kata Zulhas, sapaan akrab Ketua Umum PAN yang disambut tepuk tangan meriah dari ribuan kader yang menghadiri rakornas.
Sebelumnya, Zulhas menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang berkenan menghadiri dan membuka Rakornas Pemenangan Pemilu PAN.
Dirinya juga mengapresiasi kehadiran Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri BUMN Erick Thohir pada kegiatan parpol yang berlangsung di Kota Semarang.
“Terima kasih Pak Ganjar, rambutnya sudah memutih secara alami dan ada kerutan di wajah. Itu seperti tanda-tanda yang diungkap Pak Presiden, itu karena beliau bekerja keras untuk rakyat agar rakyat bisa makmur dan sejahtera,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Zulhas menegaskan seluruh kader PAN siap memenangi Pemilu 2024.
Selain petinggi PAN, Rakornas Pemenangan Pemilu PAN juga dihadiri Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Wali Kota Gibran Rakabuming Raka.
Berita Terkait
-
Rocky Gerung Sebut Jokowi Ngotot Bangun IKN Karena Alasan Fatwa Dukun
-
Tangan Jokowi 'Berlumuran Darah', Beda Dengan Gus Dur yang Lebih Dahulu Minta Maaf Pada Korban Tragedi 1965
-
Bukan Karena Merapat ke Jokowi, Prabowo Subianto Bikin Kecewa Pendukung Karena Tak Membersamai Saat Berjuang di Jalanan
-
Momen Menteri Basuki Pakai Sandal Jepit Biru Dampingi Presiden Jokowi di IKN
-
CEK FAKTA: Benarkah Jokowi Tunjuk Langsung Mahfud MD Jadi Ketua KPK Gantikan Firli Bahuri?
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Perkuat Akurasi Penyaluran Bansos, Mendagri Dorong Percepatan Integrasi e-Government
-
Permudah Layanan Administrasi, IKD Dukcapil Raih Top Public Service Application for Ministry
-
Tak Sekadar Olahraga, Tren Komunitas Jadi Cara Baru Masyarakat Indonesia Jalani Hidup Sehat
-
Kepala BGN Buka Suara Terkait Putusan MK, MBG Tetap Jalan Sesuai Rencana
-
Pergantian Jitu John Herdman, Bawa Timnas Indonesia Tembus Tembok Timor Leste
-
The Great Escape, Buku Bergambar tentang Keajaiban dan Kekacauan Saudara
-
Penerapan B50 Dinilai Perlu Diiringi Reformasi Tata Kelola Biodiesel
-
Suami Dilaporkan Kasus Perzinaan, Cut Keke Beri Respons Mengejutkan: Banyak Fitnahnya!
-
Batal ke Papua, Pegawai BGN yang Viral Main HP Saat Zoom Dimutasi ke Sulsel
-
Minat Investasi Turun, Harga Acuan Emas Merosot