Suara Sumatera - Kasus penganiayaan Mario Dandy Satriyo terhadap anak pengurus GP Ansor, David Latumahina terus menyita perhatian publik hingga saat ini.
Terbaru, polisi resmi menetapkan pelaku lain yaitu AG Kamis (2/3/2023). Pengumuman tersangka baru ini disampaikan bersama dua pelaku lainnya.
AG ditetapkan sebagai pelaku oleh Polda Metro Jaya usai pihak penyidik memeriksa barang bukti kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo terhadap David pada 20 Februari 2023.
Barang bukti yang ikut diperiksa adalah chat WhatsApp dan CCTV.
Kuasa hukum gadis 15 tahun ini tetap bersikukuh bahwa kliennya bukan pelaku, melainkan hanya berusaha menolong David dengan rasa kemanusiaan.
Penetapan AG menjadi pelaku penganiayaan David membuat warganet ramai-ramai mencolek Seto Mulyadi atau Kak Seto.
Sebelumnya, Kak Seto dihujat karena mengaku prihatin identitas AG tersebar dan jadi konsumsi publik.
"AG otw jadi JC (Justice Collaborator) ntar dan dilindungi LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban). Sama nggak sabar Kak Seto langsung turun tangan wkwkwk," cuit netizen.
"Selamat AG statusnya naik. Btw Kak Seto tuh ada kerjaan baru," tulis lainnya.
Baca Juga: Nathalie Holscher Pamer Momen Main ke Rumah Sule, Netizen Teriak Rujuk
Di sisi lain, warganet memperingatkan Kak Seto agar berhati-hati dengan kasus yang melibatkan anak mantan pejabat ini.
"Hati-hati KPAI rentan dijadikan tameng. Bukan nggak support ibu dan anak ya, tapi dalam kasus ini bisa jadi nih anak (AG) lepas. Kak Seto dan jajarannya tolong ya kerja pakai hati. Anak-anak juga bisa jadi pembunuh dan patut ada tindakan hukum. Di luar sadar atau tidaknya," ungkap netizen.
"Kalau Kak Seto turun tangan, sama saja mendukung tindakan keji dan pilih-pilih yang didukung," tambah yang lain.
AG yang masih berusia 15 tahun awalnya diperiksa sebagai saksi, sebelum akhirnya ditetapkan sebagai pelaku. Karena masih di bawah umur, AG tidak boleh disebut tersangka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan