Suara Sumatera - Kasus pembuangan bayi di Bumi Perkemahan Pantai Jai-jai Rao, Desa Padang Tanggung, Pangean, Kuansing akhirnya terungkap.
Diketahui, sebelumnya ditemukan mayat bayi dikubur di tempat perkemahan Kuansing pada Senin 6 Maret 2023.
Sang ibu ternyata merupakan siswi SMP. Ia nekat membuang bayinya yang diduga merupakan hasil hubungan badan dengan dua orang pemuda.
Pelajar SMP berinisial M (14) tega mengubur bayi laki-laki yang dilahirkannya di dalam tenda saat mengikuti kegiatan perkemahan.
"Dari hasil penyidikan, ternyata pelaku pembuang bayi pernah berhubungan badan dengan dua orang pemuda. RF dan MR, warga Logas Tanah Darat," ujar Kapolres Kuansing, AKBP Rendra Oktha Dinatha dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Rabu (8/3/2023).
Polres Kuansing sudah melakukan penahanan sekaligus meminta keterangan terhadap RF dan MR.
Menurut Rendra, tersangka M pernah berhubungan badan dengan RF pada Agustus dan September 2022 lalu. Siswi M juga berhubungan badan dengan MR sekitar periode April hingga Mei 2022.
"Ternyata, M tidak pernah menceritakan kepada kedua pacarnya kalau ia sedang mengandung," terangnya.
Saat melahirkan, M ditinggal sendiri di dalam tenda karena sakit perut dan tidak bisa mengikuti agenda lomba memasak di perkemahan. Setelah melahirkan, bayi malang itu dikubur di samping tenda.
Baca Juga: Ajudan Kapolres Kuansing Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Ungkap Hasil Autopsi
Kedua tersangka dijerat pasal persetubuhan terhadap anak di bawah umur, melanggar pasal 81 UU nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Mereka terancam penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Di Balik Ramainya Takjil Ramadan, Ancaman Sampah Sekali Pakai Meningkat
-
Heboh Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pick-Up India Buat Kopdes Merah Putih, Istana Irit Bicara
-
5 Kepribadian Unik Orang yang Suka Bangun Pagi Menurut Penelitian
-
Naik ke Penyidikan! Kasus Kematian NS di Jampangkulon Temukan Titik Terang, Ibu Tiri Jadi Sorotan
-
Pelindo Ganti Jajaran Direksi, Mantan Bos Pertamina Jadi Dirut
-
Nintendo Switch Disita, Viral Bocah 11 Tahun Tembak dan Bunuh Sang Ayah
-
Antisipasi Risiko Fraud, Asosiasi Investigator Internal Resmi Dibentuk
-
HIPMI Jaya dan Jabar Targetkan Perputaran Uang Rp500 Miliar
-
Viral Video Remaja Banyumas Pukul Kepala Temannya karena Tak Puasa
-
7 Fakta Tragis NS di Sukabumi: Remaja 12 Tahun Meninggal Diduga Korban Kekerasan Ibu Tiri