Suara Sumatera - Kabar sopir Kapolres Kuansing tewas tergantung menggegerkan kompleks asrama polisi yang berada di Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah.
Anggota polisi yang berinisial Briptu RY itu ditemukan tewas gantung diri dalam rumahnya di kompleks asrama Polres Kuansing tersebut.
Briptu RY ditemukan tergantung di rumahnya dengan seutas kain di ventilasi dalam rumah pada Jumat (17/2/2023).
Kapolres Kuansing, AKBP Rendra Oktha Dinata itu ditemukan di depan kamar yang ditempatinya dengan mengenakan baju putih dan kain yang terlilit di lehernya.
Usai ditemukan dalam keadaan tak bernyawa, pihak kepolisian segera melakukan autopsi terhadap jenazah Briptu RY.
Kapolres Kuansing AKBP Rendra Okhta Dinata menjelaskan berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan RSUD Teluk Kuantan, diketahui beberapa hasil visum yang ditemukan di jenazah korban.
"Berdasarkan hasil visum ditemukan tanda-tanda lebam di seluruh lingkaran leher akibat jeratan kain dan luka lecet di leher sebelah kiri," terang dikutip dari Antara, Minggu (19/2/2023).
Selain itu, ditemukan pula tanda-tanda lidah tergigit oleh gigi korban, juga keluarnya cairan sperma dari organ vitalnya.
"Kemudian tidak ada pula tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Untuk kepastian murni gantung diri masih dilakukan pendalaman dan penyelidikan," ungkapnya.
Baca Juga: Orang Tua Yosua Minta Dibuatkan Museum, Nikita Mirzani Bandingkan dengan Polisi yang Gugur di Papua
Ia juga mengucapkan belasungkawa dan meminta doa kepada masyarakat agar almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
"Korban ini memang driver saya, kami meminta doa kepada seluruh pihak untuk almarhum agar diterima di sisi Allah SWT," ucap Rendra. (Antara)
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Review Leadership Mastery: Apakah Buku Ini Layak Jadi Kitab Wajib Para Pemimpin Masa Kini?
-
Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer
-
Adhisty Zara Mendadak Menikah dan Umumkan Kehamilan, Ini Profil Tsaqib Sang Suami
-
Perkuat GCG and Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
Biaya Kuliah UIN Raden Fatah Palembang 2026: Daftar UKT Semua Jurusan dan Kelompok Pembayaran
-
Prabowo Bisa Berapa Bahasa? Kini Wajibkan Belajar Bahasa Prancis di Semua Sekolah
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
5 Zodiak Paling Beruntung dan Kaya Sepanjang Juni 2026, Rezeki Mengalir Deras!