Suara Sumatera - Lembaga Sekretariat Nasional Forum Indonesia Transparansi Anggaran (FITRA) membeberkan puluhan pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dari eselon I dan II yang punya jabatan rangkap di tubuh BUMN.
Sebagian besar mereka bahkan menjabat sebagai pejabat penting setingkat Komisaris. FITRA sendiri merasa khawatir rangkap jabatan ini memiliki pengaruh pada kinerja Kemenkeu maupun BUMN.
FITRA juga meminta kepada Menteri BUMN Erick Thohir untuk mengkaji secara lebih lanjut terkait dengan temuan rangkap jabatan yang sangat memungkinkan akan merugikan negara dan masyarakat.
Seknas FITRA juga menemukan penghasilan sebagai komisaris BUMN yang sangat besar bahkan melebihi gaji dari Kemenkeu. Hal ini menurut pengamat politik Rocky Gerung jika Menteri Sri Mulyani sudah tidak lolos dalam ujian memimpin kementeriannya.
"Kementerian keuangan sebagai mercusuar, seperti di negara-negara maju sebagai identitas moral, kemalaikatan. Tapi sekarang dia justru terbalik moralnya," ujar Rocky.
Karena itu harusnya tegas menghadapi temuan ini. "Perlu upaya memperbaiki, namun tidak mampu memperbaiki. Padahal Masih ada orang yang mampu, memimpin," sambung Rocky Gerung.
Guru besar Universitas Indonesia (UI) ini mengungkapkan jika baik Sri Mulyani dan Mahfud MD sudah sering diingatkan perihal potensi korupsi dan moral pejabat.
"Mahfud terlepas dari manuvernya, tapi Sri Mulyani sudah tidak lulus ujian di Kementerian itu. Dia tau ada kecurangan, tapi tidak mampu memperbaikinya. DO an dari kabinet," sambung Rocky.
Rocky pun mengingatkan jika Jokowi memang meyampaikan pesan agar tidak pamer, namun tidak mampu memberantas korupsi. "Dengan kata lain, pamer jangan tapi boleh korupsi," tegas ia.
Berikut 39 pejabat kemenkue yang rangkap jabatan:
1. Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara merangkap jabatan Wakil Komisaris Utama PT PLN (Persero).
2. Sekretaris Jenderal, Heru Pambudi merangkap jabatan Komisaris PT Pertamina (Persero).
3. Direktur Jenderal Anggaran, Isa Rachmatarwata merangkap jabatan Komisaris PT Telkom.
4. Direktur Jenderal Pajak, Suryo Utomo merangkap jabatan Komisaris PT SMI.
5. Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Askolani merangkap jabatan Komisaris BNI.
Berita Terkait
-
Soal Transaksi Janggal Rp300 Triliun, Kemenkeu Colek Mahfud MD Minta Koordinasi
-
Mahfud MD Dapati Laporan Transaksi Mencurigakan Senilai Rp300 T, Sebagian Besar di Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Fakta-fakta Temuan Transaksi Mencurigakan Rp300 Triliun di Kemenkeu
-
Mahfud MD Sebut Transaksi Mencurigakan Rp300 Triliun di Ditjen Pajak dan Bea Cukai Kemenkeu
-
Rafael Alun Trisambodo Dipecat dan Tak Dapat Uang Pensiun
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
Apa Sunblock yang Bagus? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
KPK Buru Bupati Kuansing dan Sekda, Telusuri Kebocoran Info OTT
-
Dugaan Perselingkuhan yang Keliru, Kronologi Oknum Polres Tapsel Tabrak Honda HR-V di Medan
-
Trafik Media Turun hingga 70 Persen Akibat AI, Ini Kata Akademisi Monash University
-
Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya
-
KPK Lakukan OTT di Kuansing, Diduga Terkait Suap Jabatan Sekda