/
Kamis, 09 Maret 2023 | 16:38 WIB
Chikita Meidy (Suara.com/Oke Atmaja)

Suara Sumatera - Mantan penyanyi cilik Chikita Meidy menyebut ketersediaan wadah mendukung lagu-lagu anak Indonesia masih minim. 

Apalagi, kata Meidy, saat ini kehadiran media sosial tidak menyaring lagu-lagu yang semestinya ditampilkan.

"Lagu anak itu sebenarnya selalu ada, terus praktisinya juga ada. Maksudnya yang gerakin ada, kayak singer, composer, arranger itu sebenarnya ada. Cuma kurangnya wadah yang men-support," kata Meidy melansir Antara, Kamis (9/3/2023). 

Dirinya menyayangkan bahwa saat ini televisi cenderung lebih banyak menayangkan hal-hal yang hanya berdasarkan viral. Program televisi khusus diperuntukkan anak minim, tak seperti di era 90-an.

"Sekarang ini kurang wadah support terus media televisi juga kayak men-support yang tidak-tidak berdasarkan dari viralnya saja bukan dari prestasi. Menurut aku, sih, begitu. Tapi kalau misalnya si wadahnya, kayak TV, radio, dan medsos itu support, kayaknya bakal kayak 90-an lagi," ujarnya.

Saat ini penyanyi-penyanyi anak, seperti dalam kontes bakat, malah membawakan lagu-lagu dewasa yang tidak sesuai dengan usianya. Menurutnya, saat ini penyanyi anak pun masih minim dan tidak "semenjamur" jika dibandingkan acara televisi era 90-an.

Meidy mengingatkan bahwa anak memiliki kecenderungan untuk mengikuti apa yang dinyanyikan oleh orang tuanya. Untuk itu, orang tua memiliki peranan penting untuk bisa memilah-milah lagu dan tayangan yang cocok untuk anak sesuai usianya.

"Balik lagi gimana orang tuanya, bisa kayak setting-in tayangan sama lagu yang cocok. Makanya kan ada program YouTube kids gitu kan, jadi mana yang bisa diakses mana yang enggak itu bisa dipilah," kata Meidy.

Baca Juga: Aturan Pejabat Rangkap Jabatan Komisaris di Indonesia

Load More