Suara Sumatera - Mantan penyanyi cilik Chikita Meidy menyebut ketersediaan wadah mendukung lagu-lagu anak Indonesia masih minim.
Apalagi, kata Meidy, saat ini kehadiran media sosial tidak menyaring lagu-lagu yang semestinya ditampilkan.
"Lagu anak itu sebenarnya selalu ada, terus praktisinya juga ada. Maksudnya yang gerakin ada, kayak singer, composer, arranger itu sebenarnya ada. Cuma kurangnya wadah yang men-support," kata Meidy melansir Antara, Kamis (9/3/2023).
Dirinya menyayangkan bahwa saat ini televisi cenderung lebih banyak menayangkan hal-hal yang hanya berdasarkan viral. Program televisi khusus diperuntukkan anak minim, tak seperti di era 90-an.
"Sekarang ini kurang wadah support terus media televisi juga kayak men-support yang tidak-tidak berdasarkan dari viralnya saja bukan dari prestasi. Menurut aku, sih, begitu. Tapi kalau misalnya si wadahnya, kayak TV, radio, dan medsos itu support, kayaknya bakal kayak 90-an lagi," ujarnya.
Saat ini penyanyi-penyanyi anak, seperti dalam kontes bakat, malah membawakan lagu-lagu dewasa yang tidak sesuai dengan usianya. Menurutnya, saat ini penyanyi anak pun masih minim dan tidak "semenjamur" jika dibandingkan acara televisi era 90-an.
Meidy mengingatkan bahwa anak memiliki kecenderungan untuk mengikuti apa yang dinyanyikan oleh orang tuanya. Untuk itu, orang tua memiliki peranan penting untuk bisa memilah-milah lagu dan tayangan yang cocok untuk anak sesuai usianya.
"Balik lagi gimana orang tuanya, bisa kayak setting-in tayangan sama lagu yang cocok. Makanya kan ada program YouTube kids gitu kan, jadi mana yang bisa diakses mana yang enggak itu bisa dipilah," kata Meidy.
Baca Juga: Aturan Pejabat Rangkap Jabatan Komisaris di Indonesia
Berita Terkait
-
Gemasnya Kelewatan! 5 Idol K-Pop Ini Pernah Kolaborasi dengan Lagu Anak
-
Beredar Lagu Anak-anak Berisi Kata Kasar Soal Kematian, Warganet Resah: Mana Ada Video Klipnya
-
Foto Lawas Trio Kwek Kwek Ajak Netizen Bernostalgia dengan Lagu Anak-anak: Rindu Zaman Itu
-
3 Cara Download Youtube MP3 Lagu Anak-anak, Yuk Dicoba!
-
3 Lagu Anak-anak Tradisional Jepang yang Punya Iirik Menyeramkan, Sudah Tahu?
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
YLKI Pertanyakan Infrastruktur dan Sistem Keselamatan PT KAI dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Satu Orang Berangkat Haji, Satu Kampung Ikut Mengantar hingga Menginap di Jalan
-
Dibawa ke Kantor Polisi, Lurah di Tapteng Mendadak Pingsan Saat Mau Dites Urine
-
Misi Mauricio Souza: Jadikan Eksel Runtukahu Striker Komplet Persija
-
Berpangkat Jenderal Bintang Empat, Koleksi Mobil Dudung Justru Ramah Kantong
-
Mengulik Petrova Line, Garis Ancaman Kiamat dalam Film Project Hail Mary
-
Media Inggris Sorot Kekejaman Daycare Little Aresha Jogja: Sungguh Tak Termaafkan
-
Joey Pelupessy dan Ragnar Oratmangoen Berpotensi Saling Menghancurkan di Belgia
-
Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
-
KPK Ungkap Ada Pihak yang Ngaku Bisa Kondisikan Kasus Bea Cukai