Suara Sumatera - Video yang memperlihatkan seorang pria membawa kue ulang tahun lengkap dengan lilinnya ke Polrestabes Medan viral di media sosial. Bukan untuk merayarakan ulang tahun seseorang, melainkan untuk petugas di Polrestabes Medan.
Pemberian kue itu sebagai bentuk kekecewaan terkait laporan yang disampaikan 4 tahun lalu sampai saat ini masih belum ada kejelasan.
Dilihat dari Instagram @tkpmedan, seorang pria memakai kemeja putih menemui petugas piket Satreskrim Polrestabes Medan sambil menyerahkan kue ulang tahun.
Ia tampak didampingi pria berbadan kekar. Dirinya meminta kepada petugas piket untuk memberikan kue itu kepada penyidik.
Tolong disampaikan kepada Bapak Alam sebagai penyidiknya, supaya dia mengerti dan cepat menyelesaikannya. Kasus ini sudah empat tahun," kata pria dalam video dikutip Minggu (12/3/2023).
Dalam unggahannya, pria yang mengaku bernama Wangsa kecewa karena kasus penipuan yang dialami istrinya, Fitryah sudah empat tahun belum juga terselesaikan.
"Pas hari ini tanggal 8 (4 tahun)," ucap Wangsa.
Wangsa mengatakan laporan itu disampaikan ke Polrestabes Medan sejak 8 Maret 2019. Namun sampai saat ini pelaku belum juga ditangkap.
"Saya rasa pelaku berinisial S ini wajib ditangkap karena banyak memakan korban. Pelaku sudah tersangka tapi belum juga ditahan," ujarnya.
Baca Juga: Pilot Susi Air Susah Bebas, TNI Tambah Pasukan
"Dia (pelaku) ambil kartu kredit istri. Diiming-imingkan bisnis online. Terus digunakan semua uangnya (istri) sampai berjumlah Rp 500 juta," sambungnya.
Video pria bawa kue ulang tahun ke Polrestabes Medan itu mendapat beragam komentar dari nitizen.
"Salut caranya...perlu di tiru...tetap santun...pesan tersampaikan," tulis nitizen.
"Koq bisa sama ya penyidiknya, kasus juga ndap begitu saja, alasan saksi ahli," kata nitizen.
"Kena mental ga Kapolres & Kasatreskrimnya tu? tulis nitizen.
"@poldasumaterautara @listyosigitprabowo," kata nitizen.
Berita Terkait
-
Publik Emosi Lihat Video Pelajar SMA Aniaya Anak Keterbelakangan Mental, Pelaku Juga Palak Korban
-
Mario Dandy Akhirnya Nangis Saat Rekonstruksi Penganiayaan David Auto Kena Ultimatum: Punya Air Mata Bro?
-
Pria di Medan Dikeroyok Sekelompok Preman hingga Tewas, Videonya Mengerikan
-
Guru Honorer Pamer Gajinya 2 Bulan, Auto Bikin Kaget: Kerja Serius Gaji Bercanda
-
Bule Rusia Ditangkap Lagi, Hanya Punya VOA Tapi Buka Jasa Instruktur Sepeda Motor
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim