Suara Sumatera - Beredar narasi yang mengabarkan bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani membongkar semua anggaran hingga disebut ada dana Rp23 triliun masuk kantong Anies Baswedan.
Dalam narasi video tersebut juga menyebut bahwa hal itu dilakukan lantaran Anies Baswedan dengan arogan menantang Sri Mulyani untuk mengecek anggaran.
Informasi video itu disebarkan oleh sebuah kanal YouTube bernama POJOK DUNIA pada tanggal 24 Februari 2023 lalu.
Adapun narasi video sebagai berikut:
"SRI MULYANI BONGKAR SEMUANYA, 23 TRILIUN MASUK KANTONG ANIES".
Lalu benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, kabar tersebut merupakan informasi tidak benar. Rupanya, video merupakan hasil editan kumpulan video yang diberi narasi yang tidak sesuai.
Video pertama yang dicuplik adalah video pidato Sri Mulyani saat kegiatan Musrenbang RPJMD DKI Jakarta 2018-2022 yang diunggah oleh akun Youtube PEMPROV DKI JAKARTA pada tangggal 7 Januari 2019.
Video kedua yang dicuplik adalah video pernyataan Sri Mulyani saat menjadi narasumber dalam diskusi Peringatan Hari Ibu di Indonesia tahun 2019 yang disiarkan secara langsung melalui akun Youtube KOMPASTV pada tanggal 22 Desember 2019 dengan judul: “PEREMPUAN HEBAT UNTUK INDONESIA MAJU”.
Video pernyataan Djarot Saiful Hidayat sebenarnya merupakan video tanggapannya atas Usulan RAPBD DKI 2020 yang dikritik. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut meyakini bahwa kesalahan ini bukan terletak pada Gubernur DKI Anies Baswedan.
Liputan wawancara Djarot diunggal oleh akun Youtube KOMPASTV pada tanggal 1 November 2019 dengan judul: “RAPBD 2020 Janggal, Djarot: Jangan Salahkan Anies”.
Video lain yang dicuplik adalah video saat Anies Baswedan menghadiri acara jalan sehat yang digelar Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Kalimantan Timur yang diungah oleh akun Youtube METRO TV pada tanggal 19 Februari 2023 serta video pidato Anies Baswedan saat perayaan Hari Anti Korupsi pada tanggal 9 Desember 2016.
KESIMPULAN
Video dengan narasi Sri Mulyani membongkar anggaran Rp23 triliun untuk Anies merupakan kabar hoaks lantaran hasil manipulasi.
Video merupakan editan dari video pernyataan Sri Mulyani saat kegiatan Musrenbang RPJMD DKI Jakarta 2018-2022, tanggapan Djarot atas Usulan RAPBD DKI 2020 yang dikritik. Dengan demikian, video tersebut masuk kategori konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Ikuti Jejak Yaqut, Noel Mau Ajukan Tahanan Rumah ke KPK
-
Bikin Iri Donald Trump, Iran Izinkan Kapal Tanker Jepang Lewat Selat Hormuz
-
Kemenko Kumham Imipas Pastikan Pelayanan Masyarakat Berjalan Optimal Saat Idul Fitri
-
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Terjadi 25 Maret
-
Boni Hargens: Mudik Gratis Presisi-Aman, Wujud Transformasi Polri dari Kekuasaan Menuju Pelayanan
-
Polres Malang Perketat Pengawasan Jip Wisata Bromo Saat Lebaran 2026
-
Diplomasi Hangat 2,5 Jam di Teuku Umar: Megawati dan Ramos-Horta Perkuat Persaudaraan RI-Timor Leste
-
Khusus Dewasa! Serial Vladimir Sajikan Fantasi Erotis Profesor Sastra yang Tak Terkendali
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Bos Aplikasi Dewasa Onlyfans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia di Usia Muda