Suara Sumatera - Pengamat politik Rocky Gerung berpendapat lebih baik Sri Mulyani mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan.
Rocky menyarankan hal tersebut karena berangkat dari pernyataan Sri Mulyani yang mengajak Menkopolhukam Mahfud MD agar bersama-sama membersihkan Kementerian Keuangan (kemenkue).
Menurut Rocky, ucapan Sri Mulyani justru menunjukkan bagaimana dirinya berupaya lempar tanggung jawab kepada pihak lainnya.
"Jadi, Sri Mulyani sedang ada di dalam dilema. Dan dilema itu mesti dia pecahkan dengan mengundurkan diri, supaya dia bebas dari tekanan-tekanan publik, internasional terutama," kata dia dalam video bertajuk "Teguran Mahfud MD ke Sri Mulyani, adalah Teguran ke Jokowi" di YouTube Rocky Gerung Official.
Dia menyoroti bagaimana jumlah 467 pegawai yang diduga mencuci uang senilai Rp300 triliun di Kemenkeu seharusnya sudah cukup untuk membuat Sri Mulyani memanggil satu per satu anak buahnya dan melaporkan mereka ke KPK.
"Ada uang haram yang dicuci. Enggak mungkin uang bersih yang dicuci, itu uang kotor semua, yang kemudian disebut sebagai transaksi yang dicurigai. Jadi, transaksi itu saja sudah menunjukkan bahwa memang kebejatan itu terjadi di Departemen Keuangan," ujarnya.
Rocky menilai sikap Sri Mulyani justru bakal membuat orang-orang susah mempercayai keterangan yang ia lontarkan, lantaran sikapnya memberi kesan dia berupaya menutupi kasus tersebut.
"Ini bukan sekadar soal Rp360 triliun atau 460 orang yang terlibat di situ. Tapi, pertanggungjawaban terhadap ketidakmampuan dia untuk menegakkan moral di dalam Departemen Keuangan," pungkasnya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Baca Juga: Timnas Indonesia vs Burundi Main di Stadion Patriot Candrabhaga
Berita Terkait
-
Dicap Gagal Awasi Dirjen Pajak, Partai Buruh: Sri Mulyani Kalau Punya Hati Harus Mundur!
-
Beda Persepsi Sri Mulyani dengan Mahfud MD Soal Dugaan Transaksi Janggal Rp 300 Triliun di Kemenkeu
-
Transaksi 'Hantu' Rp300 Triliun Dibongkar Mahfud MD, Sri Mulyani: Ngitungnya Bagaimana, Siapa yang Terlibat?
-
Mirip Rafael Alun Trisambodo, Rocky Gerung Ungkit Ada Menteri Pamer Jam Rp3 Miliar Padahal Dulu Aktivis
-
Sejumlah 69 Pejabat Kemenkeu Punya Harta Tak Wajar, Mayoritas di Ditjen Pajak dan Bea Cukai
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Hasil Liga Champions: Barcelona Tersingkir Meski Menang dari Atletico Madrid
-
Hasil Liga Champions: PSG Hancurkan Liverpool dengan Agregat 4-0
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera