Suara Sumatera - Terpidana hukuman mati, Ferdy Sambo tengah melakukan upaya banding atas vonis majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ferdy Sambo disebut-sebut sebagai pihak yang juga mengetahui sejumlah catatan kelam para perwira polisi atas kasus tambang ilegal.
Usai dijatuhi hukumam mati, beredar kabar jika Presiden Joko Widodo atau Jokowi mendatangi Ferdy Sambo di tahanan Mako Brimbob.
Kabar yang dibagikan oleh kanal YouTube Suara Merdeka, yang menyebutkan jika Presiden Jokowi dikawal para jenderal membesuk Ferdy Sambo yang masih ditahan.
Thumbnail video memperlihatkan potret Ferdy Sambo bertelanjang dada yang meringkuk di balik sel sekaligus sejumlah polisi yang menatapnya.
Sementara Presiden Jokowi berada di depan sel, terlihat seolah mengunjungi Ferdy Sambo tersebut.
Video tersebut memiliki judul yang cukup menyakinkan. Disebut jika Presiden Jokowi mengunjungi FS alias Ferdy Sambo.
"Mengenaskan Setelah Ditemui Presiden Jokowi, Kini FS Tinggal Menghitung Hari & Ajal Akan Menjemput," tulis narasi YouTube tersebut.
Apakah benar Ferdy Sambo dikunjungi Presiden Jokowi dan para jenderal?
Penjelasan:
Baca Juga: Shin Tae-yong Pastikan Tak Akan Panggil Egy Maulana Vikri ke Timnas Indonesia
Setelah menonton video berdurasi 2 menit 49 detik tersebut, tidak ada pernyataan resmi yang menyebut bahwa kondisi Ferdy Sambo dikunjungi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Video itu hanya berisi mengenai kunjungan Kak Seto yang ingin memberikan perlindungan pada anak-anak Ferdy Sambo.
Narator juga menyebutkan jika apa yang dilakukan Kak Seto membuat Kapolri terharu.
Sampai dengan akhir narasi, di video tersebut tidak menyebutkan jika Presiden Jokowi melakukan kunjungan ke Ferdy Sambo.
Kesimpulan:
Dengan tidak ada saling hubungan antara informasi yang menyebutkan Joko Widodo ke Ferdy Sambo, dengan isi video tersebut, maka informasi tersebut masuk katagori hoaks atau berita bohong.
Berita Terkait
-
Masukan Jokowi ke Megawati Soal Capres, Hasto PDIP: Presiden Fokus Pemimpin Berkelanjutan, Jangan Seperti di Jakarta
-
Intens Komunikasi Dengan Parpol Koalisi Pemerintah, Hasto PDIP: Kecuali yang Sudah Usung Antitesa Jokowi
-
Soal Jokowi Beri Masukan Soal Capres ke Megawati Dalam Pertemuan, Hasto: Soal Nama Capres Tunggu Keputusan Ibu Mega
-
Siap-Siap! Dulu Dukung Jokowi, Partai Ini Bakal Merapat ke Koalisi Kubu Anies Baswedan Pada Pilpres 2024
-
Istana Respons Pertemuan Jokowi dan Megawati, Faldo Maldini: Nggak Mungkin Orang Politik Tak Bahas Pemilu
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Belanja di Malaysia Pakai QRIS BRImo, Langsung Dapat Cashback!
-
LG Pamer Teknologi Zero Labour di InnoFest 2026, Rumah Pintar Serba Otomatis
-
Kasus Terkubur Bersama Jasad: Akhir Dramatis Perjalanan Hukum Yai Mim di Balik Jeruji
-
Dividen BRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham, Cek Tanggalnya di Sini!
-
Raphinha Murka, Barcelona Merasa Dirampok Wasit Saat Disingkirkan Atletico Madrid
-
Bandara Minangkabau Padat, 47 Penerbangan Hilir Mudik dalam Sehari, Rute Jakarta Mendominasi
-
Jadwal Final Four Proliga 2026 di Semarang, Sajikan 8 Laga Penentuan
-
Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat
-
5 HP Honor 5G Terbaru, Spek Ideal Buat Multistasking Berat dan Produktivitas
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual