Suara Sumatera - Selebgram Lina Mukherjee menyentil kinerja kepolisian yang gerak cepat menangani kasus konten makan babi.
Lina Mukherjee dilaporkan ke Polda Sumatera Selatan oleh seorang ustaz dengan tuduhan penistaan agama karena membuat konten makan babi.
Lina Mukherjee mempertanyakan mengapa perkara konten makan babi cepat diproses sementara kasus lain yang lebih parah lambat prosesnya.
"Aku jujur Pak Polisi, pacar saya sendiri polisi lho. Tapi saya sering komplain sama dia," ujar Lina Mukherjee pada Selasa (21/3/2023).
"Giliran Lina makan babi cepet banget sih, padahal banyak orang yang lebih para dari Lina nggak ditangkep," lanjut Lina.
Menurut Lina, karena ulah beberapa oknum, imej pacarnya sebagai polisi jadi buruk.
"Aku bilang cowokku yang polisi ini. Dia anggota lah. Aku nggak respect kadang-kadang sama oknum (polisi)," tutur Lina Mukherjee.
"Aku dimatrein, aku dimintain duitku, bahkan aku diperas saat aku susah. Aku makan babi diurus, tapi aku dianiaya nggak diurus," sindirnya.
Meski begitu, dilaporkan ke polisi bukan hal baru bagi Lina Mukherjee. Bahkan sudah tujuh kali Lina berurusan dengan hukum walau akhirnya bebas karena tak terbukti bersalah.
Baca Juga: Curhat Nyesek Mitra Bisnis Minuman Jerome Polin, Modal Rp400 Juta Tapi Cuma Laku 5 Gelas Sehari
"Aku sampai mau netesin air mata. Kalau dibilang takut, ya kalo aku dilaporin, aku dateng," pungkas Lina Mukherjee.
Berita Terkait
-
Keluarga Ungkap Banyak Kejanggalan, Kapolri Diminta Bentuk Tim Pengungkap Fakta Kematian Bripka AS
-
Pembunuh Perempuan Bernama Rina di Cileungsi Ditangkap di Tangerang
-
Cerita Gadis Malang di Lahat, Ditipu Polisi Rp103 Juta Karena Diiming-Imingi Bakal Dinikahi
-
Lina Mukherjee Yakin Popularitas Bunda Corla Bakal Menurun: Kita Lihat 2 Tahun ke Depan!
-
8 Artis Disorot Media Asing, Ada yang Bangga Disorot Setelah Makan Babi
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Saldo Berkurang hingga Puluhan Juta, Ratusan Nasabah Geruduk Bank Jambi, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Sopir Truk Wajib Tahu! Ini Aturan Pembatasan Operasional di Merak dan Ciwandan
-
Apakah Tarif Trump Bagi Indonesia Masih Bisa Diubah, Ini Kata Pemerintah
-
Ibu Tiri di Sukabumi Bantah Tuduhan: NS Meninggal Karena Sakit, Bukan Kekerasan
-
Buruan Serbu! Hari Terakhir Diskon 50 Persen Tiket Nonton di m.tix Spesial HUT BCA
-
5 Rekomendasi Sabun Muka pH Balance untuk Jaga Skin Barrier Tetap Sehat
-
Kapolri Buka Suara soal Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar oleh Anggota Brimob di Maluku Tenggara
-
Kisah Inspiratif Lipay Xia, dari Titik Terendah hingga Sukses di Dunia Cosplay dan E-Sport
-
Tragedi Gajah Riau: Tiada Tahun Tanpa Kematian, Gading Hilang dan Kepala Dipotong Pemburu
-
Ketua Komisi III DPR Pastikan Kawal Kasus Kematian Anak 12 Tahun usai Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi