/
Senin, 27 Maret 2023 | 15:57 WIB
Ilustrasi berpuasa (Pixabay.com) (Pixabay.com)

Suara Sumatera -  Umat Islam menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan. Berpuasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tapi juga emosi. Kurangnya asupan nutrisi akan mempengaruhi pengendalian diri dan emosi seseorang.
 
Oleh karena itu, disarankan bagi Anda yang berpuasa untuk mencukupi nutrisi saat sahur dan berbuka. Hal ini dikatakan oleh CEO Stress Management Indonesia Coach Pris melansir Antara Senin (27/3/2023). 

"Dengan makanan dan minuman yang sehat, kamu bisa tetap tenang selama berpuasa," katanya. 

Dirinya mengatakan protein dan serat menjadi nutrisi penting untuk membantu Anda leboh kenyang selama berpuasa. Sedangkan makanan kaya akan lemak jenuh lebih cepat dicerna sehingga membuat mudah merasa lapar.

Ada baiknya Anda menghindari makanan yang tinggi lemak jenuh dan menambah konsumsi makanan yang bergizi saat sahur dan berbuka.

"Anda bisa coba ganti kolak dan gorengan dengan buah-buahan segar dan sayuran," ujarnya. 

Orang yang berpuasa juga disarankan untul beristirahat cukup agar bisa lebih sehat dan fokus menjalankan aktivitas sehari-hari. Riset membuktikan istirahat selama sekitar enam hingga tujuh jam bisa membantu seseorang menjaga kesehatan mental agar lebih stabil.

Kemudian, menjaga kebersihan tempat tidur. Pasalnya, tempat tidur yang kurang bersih menurunkan kualitas tidur dan karena itu, suasana hati bisa lebih kacau.

"Ada baiknya kamu mulai atur jadwal istirahat ideal selama puasa. Jangan sampai kamu begadang dan kesiangan sahur," ungkapnya.

Hal lain agar emosi terjaga adalah melakukan journaling. Selama berpuasa, seseorang perlu mencari cara mencurahkan perasaan dan keluh kesah tanpa menyakiti perasaan orang lain dan pastinya dengan cara yang tidak membatalkan puasa.

Baca Juga: Kronologi KPK Tegur Ditjen Bea Cukai Gara-gara Panggil Pembocor Skandal IMEI

Journaling dapat membantu untuk menenangkan perasaan seseorang selama berpuasa. Dengan menuliskan keluh kesah dan perasaanmu, dia dapat meredakan emosi negatif tanpa merugikan pihak lain atau terbawa emosi di kemudian hari.

Selain itu, journaling bisa menjadi salah satu media refleksi diri agar kamu bisa belajar untuk lebih baik lagi dalam menjaga kesehatan mental kamu.

Orang-orang yang berpuasa untuk menggunakan waktu luang sebaik-baiknya dengan melakukan aktivitas yang disenangi atau mengeksplorasi hal-hal baru yang belum pernah dicoba.

"Mendalami hobi dapat membantumu merasa lebih bahagia. Tak hanya itu, kamu juga dapat memanfaatkan waktu menunggu berbuka puasa dengan mendalami hobimu, baik itu mewarnai, menulis, memainkan musik, video game, dan kegiatan lainnya," jelas dia.

Otak akan lebih fokus terhadap kegiatan yang sedang dijalani sehingga waktu akan terasa lebih cepat. Dia juga mendapatkan hormon dopamin yang membantunya merasa lebih bahagia dengan hobi.

"Ramadhan bukan hanya soal haus dan lapar, kamu harus beramal dan memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk kebaikan. Kalau kamu memanfaatkan waktumu untuk menjaga pola hidup sehat, kamu juga bisa tetap bahagia selama berpuasa dan tambah semangat untuk beramal," katanya. 

Load More