Suara Sumatera - Nikita Mirzani memberikan informasi kepada KPK dan Polri. Nikita menyebut bahwa Dito Mahendra mencoba melarikan diri ke luar negeri.
Hal itu dikatakan ibu tiga anak ini dalam video yang diunggah di Insta Story-nya dikutip suara sumatera, Jumat (31/3/2023).
"Aku mau menginformasikan untuk bapak-bapak KPK dan aparatur negara khususnya kepolisian Republik Indonesia bahwasanya Dito Mahendra gembrot yang hari ini dipanggil KPK dan di panggil pihak kepolisian tidak hadir. Dia mau mencoba melarikan diri pak," kata Nikita.
Nikita pun meminta kepada KPK hingga Polri untuk segera mencari, menangkap dan menahan Dito Mahendra.
"Dia lagi apply visa Amerika dan Eropa. Coba pak buruan dicari, ditangkap, ditahan," ungkapnya.
Melansir suara.com, KPK menyebut 15 pucuk senjata api yang ditemukan di rumah Dito Mahendra bukan senjata untuk olah raga berburu.
"Senjata apinya juga bukan senjata api untuk olah raga, bukan juga untuk berburu, tapi senjata api untuk tempur dan ada peluru tajamnya," kata Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur.
Dirinya mengatakan bahwa informasi yang diterima dari Bareskrim Polri terdapat beberapa senjata tidak memiliki surat-surat resmi.
"Ada beberapa yang tidak memiliki surat-surat. Itu sepenuhnya ditangani pihak kepolisian. 15 pucuk senjata itu tidak terkait dengan tindak pidana korupsinya," ujar Asep.
Baca Juga: Solusi Keuangan Inklusif, Layanan Credit Score CBI Mampu Mitigasi Risiko secara Sehat
Ditemukan saat Geledah Rumah
Diberitakan, sebanyak 15 pucuk senjata api ditemukan KPK saat menggeledah rumah Dito di kawasan Jakarta Selatan pada Senin (13/3/2023).
Rinciannya lima pistol berjenis Glock, satu pistol S & W, satu pistol Kimber Micro, serta delapan senjata api laras panjang.
KPK sudah sempat melakukan pemeriksaan terhadap Dito pada Senin 6 Januari 2023 lalu. Pada pemeriksaan itu, KPK mendalami pengetahuannya soal dugaan aliran dana suap yang menjerat Nurhadi.
"Didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan dugaan adanya aliran uang dan pembelian barang bernilai ekonomis oleh tersangka NHD (Nurhadi) yang diduga dari pengurusan perkara di MA," kata Ali.
KPK kembali membuka proses penyidikan kasus suap Nurhadi pada April 2021. Hal dilakukan KPK setelah Nurhadi dan menantunya Rezky divonis 6 tahun penjara dan denda Rp 500 juta di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Pengembangan kembali dilakukan KPK, setelah menemukan sejumlah fakta untuk menjerat pihak lainnya.
Berita Terkait
-
Mak Vera Bongkar Masa Lalu Nikita Mirzani, Jadi Artis Dibantu Mendiang Olga Syahputra
-
Makin Panas! Nikita Mirzani Murka Merasa Disindir: Gue Cari Lo Hotman Paris!
-
Makin Memanas, Nikita Mirzani Ancam Hotman Paris: Gue Cari Lo, Siapapun yang Tahu DM Saya!
-
Perseteruan Nikita Mirzani dan Hotman Paris Memanas, Sunan Kalijaga Ikut Nimbrung
-
Dituding Ambil Duit Olga Syahputra, Giliran Mak Vera Kuliti Awal Mula Nikita Mirzani Jadi Artis
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Setara Sekolah Swasta Mahal Tapi Gratis, Pemkab Bogor Dongkrak Kapasitas Sekolah Rakyat Jasinga
-
Survei Ipsos: Masyarakat Kini Tak Lagi Mudah Tergiur Promo
-
Bongkar Industri Uang Palsu di Tangerang, WW Belajar dari 'God Hand' Bandung
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Keberlanjutan Tak Lagi Sekadar Tren, Begini Cara Industri Mulai Mengubah Cara Bertumbuh
-
Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos
-
Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI
-
Daftar Identitas 12 Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Indramayu
-
Intip Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030 usai FIFA Bahas Format 64 Peserta
-
Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum