Suara Sumatera - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terus mendapatkan sorotan tajam karena dianggap telah berkontribusi terhadap gagalnya Indonesia menjadi host Piala Dunia U-20.
Dia menjadi bulan-bulanan masyarakat mencoba mendapatkan keterangannya terkait manuver kontroversialnya itu.
Najwa Shihab baru-baru ini mendapatkan kesempatan untuk melakukan wawancara dengan kader PDI Perjuangan itu.
Dirinya mencecar Ganjar dengan sejumlah "pertanyaan mematikan", termasuk yang berkaitan dengan partai yang menaunginya dan Megawati Soekarnoputri.
"Anda disebut sebagai salah satu pihak yang bertanggung jawab atas gagalnya digelar Piala Dunia di Indonesia," ujar Najwa Shihab.
Wanita yang akrab disapa Mbak Nana ini kemudian melontarkan sejumlah pertanyaan berani kepada Ganjar.
Seperti, "Anda merasa bersalah tidak, Mas? Jadi, iya ini perintah partai? Ini perintah Ibu Mega? Anda menyesal mengeluarkan statement itu, Mas?"
"Tapi, kalau meminta maaf berarti iya, Mas Ganjar-lah yang menghancurkan mimpi mereka untuk main U-20?" sambung wanita 45 tahun tersebut.
Selama ditanya, Ganjar terus menunjukkan ekspresi datar tanpa senyum sedikit pun. Matanya juga terlihat berkaca-kaca seolah dipenuhi dengan penyesalan.
Baca Juga: Carlos Alcaraz Tumbang di Miami Open, Novak Djokovic Kembali ke Peringkat Satu Dunia
Jawaban Ganjar untuk pertanyaan-pertanyaan di atas masih dirahasiakan. Sebab jadwal tayang Mata Najwa episode "Eksklusif: Ganjar Pranowo dan Piala Dunia" masih belum diumumkan.
Sementara itu, Piala Dunia U-20 di Indonesia sejatinya digelar pada 20 Mei hingga 11 Juni mendatang.
Persiapan untuk event akbar ini telah dilakukan sejak 2019, dan para pemain hanya perlu menunggu dua bulan sebelum mentas di ajang bergengsi tersebut.
Karena itulah banyak yang kecewa saat FIFA tiba-tiba mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
-
Kegagalan Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Disebut Bukti Peringatan Keras Megawati ke Jokowi
-
Ganjar Pranowo Bakal Buka-Bukaan Soal Piala Dunia: Menolak Israel Atas Perintah Megawati?
-
Usai Dipanggil Ganjar Pranowo ke Semarang, Gibran Ucapkan Maaf, Apa Maksudnya?
-
Hubungan dengan Ganjar Usai Perdebatan Piala Dunia U-20 Tak Ada Masalah, Gibran: Semua Clear
-
Mendadak Bertemu dengan Ganjar Pranowo, Ternyata Ini yang Dibahas Gibran
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?