/
Senin, 10 April 2023 | 04:53 WIB
Presiden Jokowi bersama cucu pertama Jan Ethes didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (YouTube Sekretariat Presiden)

Suara Sumatera - Pemilih pasangan Jokowi dan Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019 cenderung memilih Ganjar Pranowo sebagai presiden di  Pilpres 2024

Hal ini berdasarkan hasil survei dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada 31 Maret hingga 4 April 2023. Ada 1.299 responden yang dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak atau random digit dialing (RDD).

Wawancara dilakukan melalui telepon oleh pewawancara yang dilatih. Sementara itu, margin of error diperkirakan lebih kurang 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

"Pada pilihan 2019, pemilih Jokowi dan Ma'ruf Amin itu cenderung pilihannya untuk sementara ini masih banyak ke Ganjar Pranowo," kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan melansir Antara Senin (10/4/2023). 

Menurut Djayadi, pemilih Jokowi dan Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019 memilih Prabowo Subianto sebanyak 30,8 persen. Sedangkan Anies Baswedan sebanyak 16,9 persen. Sementara 13 persen tidak menjawab atau tidak tahu.

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Saat ini terdapat 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Bisa juga, pasangan calon diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.

Load More