Suara Sumatera - Gelaran Piala Dunia U-20 menuai polemik lantaran Indonesia batal jadi tuan rumah. Pembatalan itu seiring dengan sejumlah penolakan terhadap Israel yang ikut di Piala Dunia U-20.
Pembatalan Indonesia jadi tuan rumah event sepakbola bergengsi tersebut memicu pro dan kontra, apalagi dikaitkan dengan politik.
Baru-baru ini, tersiar kabar bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah berhasil mencoret Israel dari keikutsertaannya di Piala Dunia U-20.
Narasi demikian dibagikan sebuah kanal YouTube bernama KAPTEN dengan judul video sebagai berikut:
"MENANG TELAK !! JOKOWI BERHASIL CORET ISRAEL DARI PIALA DUNIA".
Sementara pada thumbnail video menuliskan kalimat:
"JOKOWI MENANG
ISRAEL RESMI DICORET DARI PIALA DUNIA".
Lantas benarkah klaim video menyebut Jokowi berhasil mencoret Israel dari Piala Dunia U-20?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta, isi video dan narator dalam video tersebut tidak berkaitan. Dalam video tersebut sama sekali tidak ditemukan informasi bahwa Jokowi berhasil coret Israel dari Piala Dunia.
Baca Juga: Berbagi ke Rumah Yatim, Annisa Pohan Sambil Tenteng Tas Mewah Balenciaga Harga Rp 33 Juta
Faktanya, terdapat beberapa cuplikan video identik seperti yang ditampilkan pada video klaim tersebut. Salah satu cuplikan video identik dengan video unggahan channel youtube resmi KOMPASTV berjudul “Dengar Curhatan Timnas U-20, Ini Respons Presiden Jokowi!” yang tayang pada 2 April 2023.
Dalam video tersebut menampilkan kunjungan Presiden Jokowi ke Stadion Gelora Bung Karno bersama Erick Thohir dan Jendral Listyo Sigit Prabowo untuk melihat timnas berlatih pasca FIFA membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20
Selain itu terdapat cuplikan video yang identik dengan unggahan channel youtube KOMPASTV berjudul “Jokowi Geram Alat Kesehatan, CCTV hingga Sepatu Tentara Masih Impor” yang diunggah pada 25 Mret 2022.
Video tersebut berisi pidato Jokowi yang menyampaikan himbauan kepada sejumlah menteri karena kebiasaan membeli barang impor.
Narator dalam video tersebut hanya membacakan artikel bolatimes.com berjudul “AFC Ikut Kutuk Israel, Imbas FIFA Cabut Status Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023?” yang diunggah pada 2 April 2023 serta artikel dari riauredaksi.com berjudul “Bila Jadi Presiden Prabowo Bertekad Bawa Timnas Sepakbola Masuk Piala Dunia” yang diunggah pada 9 Maret 2019.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim bahwa Jokowi berhasil coret Israel dari Piala Dunia merupakan kabar hoak. Konten video tersebut masuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara
-
Pesantren dan Masa Depan Karakter Bangsa: Jangan-jangan Ini Jawabannya
-
Hewan Kurban Pilih Jantan atau Betina? Ketahui yang Paling Utama Menurut Syariat
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Komisi Reformasi Polri Serahkan Laporan Akhir ke Presiden, Berkasnya Setebal 3000 Halaman
-
Berpangkat AKBP, Polisi Ngeyel Ditegur Merokok Sambil Nyetir Akhirnya Minta Maaf