Suara Sumatera - Jika Anies Baswedan gagal menjadi calon presiden (capres) 2024, maka Partai Ummat memastikan diri akan mendukung calon lainnya di Pilpres 2024. Namun dipastikan sosok tersebut bukan Ganjar Pranowo yang merupakan kader PDI Perjuangan.
Besar kemungkinan Partai Ummat bakal dukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024 saat Anies Baswedan gagal nyapres atau tidak mendapat tiket tiket calon Presiden di Pemilu 2024.
Wakil Ketua Umum Partai Ummat, Buni Yani menjelaskan apa yang dimaksud dari Amien Rais, Ketua Majelis Syuro Partai Ummat.
"Itu cuma andai-andai, pengandaian dan atau conditional sentence dengan kata if (jika). Jika Anies tidak bisa maju jadi capres, maka terbuka Partai Ummat untuk mendukung Prabowo," jelas Buni akhir pekan lalu.
Kendati memberi dukungan kepada Prabowo Subianto, Partai Ummat kata Buni konsisten dengan keputusan Rakernas Partai Ummat mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden.
"Ummat akan cenderung ke Prabowo ketimbang Ganjar Pranowo," katanya.
Menurut mereka Prabowo Subianto dari Partai Gerindra lebih konsisten, dan sekali lagi sambung Buni Yani, sosok Ganjar Pranowo Gubernur Jateng adalah representasi dari rezim oligarki hari ini.
Menurut Amien Rais jika berandai-andai, hal tersebut menjadi pilihan partai ummat.
"Very easy, easy answer, Prabowo is all choices, yang jelas bukan pak Ganjar, pak ganjar adalah the continuity of this present rezim dan itu akan berbahaya menurut saya gitu lho," kata Amien dalam Podcast Akbar Faizal Uncesored pada Jumat (14/4/2023).
Baca Juga: Nia Ramadhani Rayakan Ultah ke-33, Penampilan Ardi Bakrie Disorot: Kayak Lagi Sama Gadun Ya
Hal itu Amien ungkapkan bilamana Anies Baswedan gagal melaju sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024 mendatang.
Bekas Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu menilai Ganjar Pranowo lebih berbahaya dari pada Prabowo Subianto, yang kini menjabat Menteri Pertahanan RI.
Berita Terkait
-
Survei SMRC: Ganjar Pranowo Tetap Menjadi Tokoh yang Paling Banyak Dipilih Dibanding Prabowo dan Anies
-
CEK FAKTA: Ganjar dan Ahok Tersangka Pencucian Uang Rp300 Triliun untuk Modal Capres 2024
-
Waketum Partai Ummat: Jika Anies Gagal Nyapres, Partai Ummat Pilih Prabowo
-
Survei Pasca Dinamika Penolakan Israel di Piala Dunia U-20: Elektabilitas Ganjar Naik, Prabowo Melemah, Anies Stagnan
-
Survei SMRC Capres Top Of Mind: Ganjar Unggul Tipis dari Prabowo, Nama Jokowi Masih Muncul
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Cek Fakta: Benarkah Trump Janji Lepas Presiden Venezuela Jika Indonesia Bolehkan Aceh Merdeka?
-
Ucap Inggris Dijajah Imigran, Pemilik Manchester United Terancam Sanksi Berat
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Apakah Ban Sepeda Listrik Bisa Ditambal? 5 Rekomendasi Ban Selis Berkualitas Anti Bocor
-
Denada dan Ressa Tak Hadiri Sidang di PN Banyuwangi, Kuasa Hukum Ajukan Perbaikan Gugatan
-
Sinopsis Love O'Clock, Kisah Romantis Pertukaran Jiwa Shin Hae Sun dan Na In Woo
-
Timnas Jerman Krisis Kiper, Manuel Neuer Comeback di Piala Dunia 2026?
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Diskon Tiket Kapal 30 Persen di Tanjungpinang Jelang Lebaran 2026
-
Ini Alasan dr Tirta Terus Tekan Mohan Hazian Tanpa Ampun hingga Akhirnya Mengaku