Suara Sumatera - Denise Chariesta membongkar aib JK, mantan kekasihnya. Hal ini Denise lakukan sebagai bentuk kemarahan terhadap JK.
Padahal di awal masa pacaran, Denise Chariesta menyanjung JK setinggi langit. Keadaan berubah ketika Denise berbadan dua.
Janin yang dikandung Denise Chariesta tidak diakui JK sebagai hasil hubungan mereka. JK menuntut dilakukan tes DNA.
Jika hasil tes DNA menyatakan anak yang dikandung Denise adalah anaknya, barulah JK mau bertanggung jawab. Inilah yang membuat Denise Chariesta naik pitam.
"Kebanyakan mabuk, jadi otaknya somplak susah," ujar Denise Chariesta kesal dalam live Youtube, Senin (17/4/2023).
Awalnya Denise Chariesta sempat berpikir menjalin hubungan asmara dengan JK akan lebih menyenangkan karena mereka sudah sama-sama mengenal. Namun, pengusaha bunga ini justru mengalami hal yang lebih parah dari pengalaman sebelumnya.
"Kadang-kadang ya gue pikir pacaran paling enak itu sama dia (JK). Karena, gue udah tahu semuanya. Jadi, nggak mungkin terjadi apa-apa. Tapi, yang ada makin parah, makin halu dia ngungkit-ngungkit yang nggak jelas," jelasnya.
Apalagi, Denise Chariesta juga sudah meninggalkan banyak pekerjaan selama berpergian bersama JK. Bahkan, banyak karyawannya yang belum mendapatkan gaji tepat waktu.
"Udah gue ke Thailand nggak bisa kerja sampai karyawan ada yang gajiannya telat. Udah ada yang gajian belum sekarang? Belum semuanya, gara-gara ngurusin tuh si beruang dajjal. Bunting dibilang bukan anak dia kurang ajar," katanya.
Baca Juga: Nurdin Pilih Berangkat Mudik ke Lombok Lebih Awal Demi Hindari Macet
Denise Chariesta menyadari bahwa JK memang sosok pemabuk. Namun, pengusaha bunga itu berpendapat sikap JK semakin kasar sekarang ini.
Denise mengaku kerap dimaki-maki dan menjadi korban halusinasi JK selama bersama.
"Ya dari dulu dia udah pemabuk, tapi pemabuknya dia dulu nggak kasar. Sekarang jadi kasar dan makin halu, nggak tahu kenapa mungkin dosis nambah," ujar Denise Chariesta.
Berita Terkait
-
Denise Chariesta Bongkar Aib JK, Pemabuk yang Sekarang Suka Main Kasar
-
Hamil dan Ditinggal Pacar, Denise Chariesta Ngamuk Si Mantan Tak Mau Tanggung Jawab
-
Lihat Denise Chariesta Ibadah Sambil Menangis, Netizen Malah Mencibir: Tobat Sambel
-
Denise Chariesta Emosi Kekasih tak Mau Tanggung Jawab Kehamilannya: Dasar Lelaki Dajjal
-
Hamil Tanpa Suami, Denise Chariesta Nangis-Nangis Sambil Berdoa: Karma Instan
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Ketika Oposisi Mati, Akademisi Turun Gunung: Lahirkan Kabinet Bayangan Demi Selamatkan Demokrasi
-
Edukasi Keuangan TAF dan OJK Bantu Konsumen Ambil Keputusan Bijak di GIIAS 2026
-
Siapa Ahmad Dedi alias Dedi Congor? Pejabat Bea Cukai yang Diduga Terima Suap Rp30 Miliar
-
30 Kata-kata Ucapan Hari Pramuka 2026 Membakar Semangat untuk Status WA
-
Bukan Ventela Saja! Ini Sepatu Sekolah Lokal Terbaik untuk Sekolah
-
Dramatis, Cerita Petugas Damkar Gendong Korban Kebakaran Gedung Bapenda DKI dari Lantai 16
-
Bukan Cuma Modal Tampang, Ini Rekomendasi Motor Baru dengan Fitur Keselamatan Terbaik untuk Harian
-
Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia
-
BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini
-
Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif