Suara Sumatera - Habib Rizieq Shihab ikut angkat bicara terkait adanya perbedaan perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
Habib Rizieq meminta masyarakat jangan panik dan bingung di tengah perbedaan perayaan Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah.
Menurut Habib Rizieq, masyarakat harus belajar menikmati perbedaan pendapat dalam penentuan 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri.
"Belajarlah lapangkan dada kita, belajarlah untuk bisa menghormati saudara-saudara kita yang berbeda dengan kita selama mereka punya dalil yang bisa dipertanggungjawabkan. Jangan sok merasa benar sendiri," ujar Habib Rizieq dikutip dari Youtube Islamic Brotherhood Television | IBTV.
Menurut Habib Rizieq adanya perbedaan Hari Raya Idul Fitri bukan karena perbedaan metode antara hisab dan rukyat.
"Perbedaannya bukan hisab dan rukyat tapi menyangkut kriteria. kadang-kadang sesama hisab juga beda. Dari segi derajat berbeda dalam beberapa sistem hitung falak," ujar dia.
Habib Rizieq mengatakan, bagi yang menggunakan metode hisab, belum tentu semuanya lebaran Jumat. Ada yang pakai hisab lebarannya tetap Sabtu kata Habib Rizieq.
Begitu pun dengan yang menggunaan metode rukyat menurut Habib Rizieq bisa berbeda.
"Walau sama-sama melihat bulan belum juga dipakai penglihatannya. Kalau besok (hari ini) masyarakat ada yang lihat bulan terus pemerintah ga nerima jangan kaget. Karena pemerintah menetapkan syarat 3 derajat," ujar dia.
Baca Juga: Lepas Keberangkatan Kapal Mudik Gratis, Gubernur Khofifah: Salam Buat Keluarga di Rumah
Karena Habib Rizieq mengimbau masyarakat awam yang tidak mengerti hisab, rukyat, dan falak sebaiknya mengikuti saja pengumuman pemerintah.
"Tapi bagi yang ngerti hisab dia punya hak mengikuti hisab. Bagi yang paham rukyat,dia punya hak untuk mengikuti rukyatnya. Ga boleh diganggu siapapun termasuk pemerintah," tegasnya.
Kepada jamaah, pengurus, simpatisan Front Persaudaraan Islam, Habib Rizieq menyarankan, jika Kamis malam melihat bulan, silakan tidak berpuasa di hari Jumat karena hari Jumat jatuhnya sudah hari raya.
"Tapi kalau pemerintah umumkan Sabtu, kita buka puasa Jumat, lebarannya tetap Sabtu. Takbirannya malam Sabtu, salat Id hari Sabtu, lebaran ramai-ramai hari sabtu jadi masyarakat ga bingung," ujar dia.
Sementara bagi umat masyarakat luas, Habib Rizieq kembali menyarankan agar ikuti saja pemerintah.
"Jangan nanti ada yang protes Habib gimana nih pemerintahnya cebong? Ga usah cerita cebong kampret cebong kampret saudara. Ini kita cerita soal ibadah, siapapun itu pemerintah dia punya kewajiban untuk ikut mengumumkan, memberitahu masyarakat tentang posisi hilal yang ada," ujarnya.
"Nah kalau pemerintah menjalankan kewajibannya, ikut merukyat, ikut mengumumkan, kita hormati, kita hargai, jangan kita hinakan. Jadi urusan rukyat ga usah cerita cebong sama kampret," ujar Habib Rizieq lagi.
Berita Terkait
-
Nikmati Cuti Bersama, Jokowi Bagi-bagi THR ke Pedagang dan Buruh Panggul di Pasar Legi Solo
-
10 Ucapan Selamat Lebaran Idul Fitri Dalam Bahasa Indonesia Dan Inggris
-
Lokasi Salat Id di Bandar Lampung Besok 21 April 2023
-
Asa Menjadi PRT Infal Demi Cuan, Cerita Atminati Rela Tinggalkan Keluarga Saat Hari Raya
-
5 Cara Mudik Aman Tanpa Copet, Nomor 4 Harus Dilakukan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Panas! Conceicao Tegaskan Pemain Portugal Tak Wajib Layani Cristiano Ronaldo
-
Sindiran Pedas Presiden Brasil: Neymar Satu-satunya Pemain WFH di Piala Dunia 2026
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!