Suara Sumatera - Nama Ida Dayak kerap dikaitkan dengan Marcel Radhival alias Pesulap Merah. Semua berawal sejak Pesulap Merah membongkar praktik pengobatan Ida Dayak.
Kini, beredar pula kabar bahwa Ida Dayak melakukan ritual terlarang dengan memotong kepala Pesulap Merah untuk dijadikan tumbal. Informasi itu disebarkan kanal YouTube Zara Entertainment.
"Merinding - Full Video Panglima Jilah dan Ida Dayak Potong Kepala Pesulap Merah Ritual Adat Suku Dayak" begitu narasi yang beredar.
Selain itu, dalam thumnailnya, tampak foto mengerikan seperti kepala Pesulap Merah terpenggal dan berlumuran darah seolah-olah dipegang oleh Ida Dayak.
Benarkah kabar tersebut?
Berdasarkan penelusuran Metro.suara.com, tidak ada pernyataan ataupun bukti kredibel dalam video itu yang menyatakan bahwa Ida Dayak memotong kepala Pesulap Merah untuk digunakan dalam ritual.
Saat ini, Pesulap Merah dalam kondisi baik-baik saja. Sebelumnya, Pesulap Merah juga menyatakan bahwa ia meminta semua pihak untuk tidak mengaitkan dirinya dengan Ida Dayak, terlebih membuat berita palsu.
Hingga akhir video, tidak ada penjelasan terkait klaim Ibu Ida Dayak memenggal kepala Pesulap Merah.
Selain itu, foto yang digunakan dalam thumbnail pun merupakan hasil foto editan yang direkayasa untuk menggiring opini publik.
Baca Juga: CEK FAKTA: Akhirnya SBY Ngaku Korupsi, Minta Anas Urbaningrum Tak Seret Ibas
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Ida Dayak penggal kepala Pesulap Merah untuk tumbal dalam ritual terlarang merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Bahas Ida Dayak, Pesulap Merah Minta Maaf ke Orang Dayak
-
CEK FAKTA: Berhasil Sembuhkan Pangeran Arab, Ida Dayak Dihadiahi Emas dan Kondominium
-
CEK FAKTA: Pangeran Arab Sembuh, Raja Salman sampai Gelar Pesta Tarian ala Ida Dayak
-
Pesulap Merah Meninggal Dunia Setelah Tantang Ida Dayak, Begini Reaksi Marcel Radhival
-
CEK FAKTA: Tukul Arwana Kembali Bisa Bicara Normal Usai Diobati Ida Dayak, Benarkah?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati