/
Kamis, 20 April 2023 | 20:41 WIB
Ilustrasi Marsel Radhival alias Pesulap Merah. Pesulap Merah minta maaf ke orang Dayak saat bahas Ida Dayak. (Rena Pangesti/Suara.com)

Suara Sumatera - Pernyataan Pesulap Merah saat membahas Ida Dayak disoal. Sejumlah orang Dayak menganggap pesulap bernama asli Marcel Radhival telah melecehkan masyarakat adat Dayak.

Tak ingin masalah ini makin berlanjut, Pesulap Merah meminta maaf jika pernyataannya saat membahas Ida Dayak membuat orang Dayak tersinggung.

"Saya pribadi minta maaf kalau misalkan ada kesalahpahaman. Mungkin ada kata-kata saya yang kurang tepat diucapkan," ujar Pesulap Merah di video yang dibagikan akun @mak_lamis pada Kamis (20/4/2023).

Pesulap Merah menegaskan dirinya tidak berniat menjelek-jelekkan adat dan budaya masyarakat Dayak.

"Tapi saya sejujurnya tidak mengarah ke adat dan budaya. Saya justru ingin memisahkan adat dan budaya kita dari dunia perdukunan," ujar Pesulap Merah.

Kendati minta maaf, Pesulap Merah pun tegas tidak akan berhenti membongkar rahasia perdukunan. Pria 27 tahun tersebut juga akan terus menantang para dukun.

"Dan ini semakin memperjelas bahwa apa yang saya lakukan tidak pernah menyinggung adat dan budaya. Tapi yang saya lakukan fokus ke perdukunan yang merugikan masyarakat Indonesia," tutup Pesulap Merah.

Beda dari sebelumnya, Pesulap Merah kini ramai dikritik. Pesulap Merah rupanya diminta untuk tidak merasa benar sendiri.

"Panik gak lo, padahal kemarin bacotnya nantang-nantangin," komentar akun @jimmy***.

Baca Juga: Terkuak Bayaran Fuji Kini Capai Ratusan Juta, Tarif Endorse Dua Tahun Lalu Padahal Cuma Segini

"Si paling bener sendiri, apa apa mau dibongkar udah kaya tukang bangunan," sindir akun @lianahmed***.

Load More