Suara Sumatera - Pondok Pesantren atau Ponpes Al-Zaytun mendadak jadi sorotan publik, setelah video Salat Ied yang memperbolehkan shaf wanita dan pria bergabung.
Menanggapi kehebohan tersebut, pendiri Ponpes Al-Zaytun, Syaikh Panji Gumilang pun bongkar alasannya dengan mengaku mengikuti mazhab Bung Karno.
Hal ini yang membuat cara salat mereka berbeda dari muslim pada umumnya. Syaikh Panji Gumilang menjelaskan bahwa hak wanita dan pria dalam urusan shaf shalat itu sama.
"Putri muslim ini terbelenggu. Itu kok perempuan, lah urusan perempuan, di depan ya, siapa yang mau majukan silahkan," ujarnya, dilansir dari akun instagram @undercover.id pada Senin, (1/5/2023).
Video pernyataan Pendiri Ponpes Al-Zaytun Sayikh Panji Gumilang, akun instagram itu juga menuliskan keterangan tentang isu viral saat Pondok Pesantren itu melaksanakan Salat Ied dengan cara berbeda kemarin.
"Pendiri Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang atau kerab disapa Syaikh Al-Zaytun angkat suara mengenai polemik shalat ied yang dituding menyimpang aqidah dan syariat islam karena mencampur shaf laki-laki dan perempuan," tulisnya.
MUI menyampaikan bahwa cara shalat ied Ponpes Al-Zaytun mencampurkan shaf pria dan wanita tetap sah, tapi makruh.
"Menanggapi sah atau tidak sah nya shalat tersebut, jumhur fuqaha menjelaskan campur atau barengnya shalat laki-laki dan perempuan urusan sah dan tidak sah nya tetap sah. Tetapi walaupun sah, sholat tersebut makruh," ujar Marsudi Syuhud, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia.
Ia pun mengikuti Mazhab Bung Karno karena pernah bertemu Presiden pertama Indonesia itu, berjabat tangan dan mempelajari pemikirannya. "Mazhab apa? Lah kok pake mazhab? Nanti saya jawab aneh lagi," ujarnya menyampaikan.
"Mazhab saya mazhab Bung Karno! Itu sudah! Mengapa? Saya kenal, saya pernah berjabat tangan pada waktu SD kelas 3," ujarnya melanjutkan.
"Terus saya berkenalan langsung pemikirannya sejak 1963, sampai sekarang. Saya yakin bu Megawati belum tentu membaca di bawah naungan bendera revolusi dengan hafal," ujarnya menyampaikan.
Berita Terkait
-
Bagaimana Sikap dan Bacaan Azan yang Benar? Viral Azan 'Aneh' Ponpes Al Zaytun
-
Kontroversi Ponpes Al Zaytun, Shaf Shalat Idul Fitri Viral Jadi Sorotan
-
Profil Ponpes Al Zaytun Indramayu, Perguruan yang Viral Jamaah Salat Bercampur
-
Hukum Shalat Berjamaah dengan Shaf Renggang
-
Sejarah dan Visi Misi Ponpes Al Zaytun, Viral Campurkan Jemaah Lelaki-Perempuan saat Salat Id
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Menyaksikan Kemegahan Tembok Besar China di Tengah Teriknya Beijing
-
Komunikasi Instan Tanpa Bergantung Internet, Ini Alasan Radio Profesional Masih Dibutuhkan
-
Sempat Diburu KPK, Bupati Kuansing dan Sekda Akhirnya Serahkan Diri
-
PGE Lumut Balai Tanam Ribuan Pohon, Perkuat Kelestarian Hutan Penyangga Energi Panas Bumi
-
Putus Cinta Berujung Polisi, Keluarga Korban Serahkan Pemuda Palembang Diduga Sebar Foto Bugil
-
Herman Deru Cek Langsung Usaha Sultan Muda Sumsel, Sebut Hasilnya Mulai Terlihat
-
Paus 13 Meter Terdampar di Permukiman Warga Banyuasin, Sempat Rusak Rumah hingga Diikat
-
Sudah Bayar Parkir, Mobil Pengunjung PS Mall Palembang Tetap Dibobol, Laptop dan iPad Raib
-
Viral Dugaan Kepulan Asap di Pongkor Bogor, Ini Kata Polisi
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?