Suara Sumatera - Bermain game online ternyata bisa menghasilkan pundi rupiah yang cukup menggiurkan. Bahkan bisa mendapatkan belasan hingga puluhan juta per bulan.
Pekerjaan tersebut, salah satunya dilakoni oleh pria bernama Marss Budianto, seorang gamer Mobile Legends (ML).
Budianto kini bisa membeli rumah dan motor gede (moge) dari pekerjaan tersebut. Padahal modalnya dulu hanya Rp 50 ribu.
"Dulu waktu masih sekolah saya sering bermain game di warnet. Lalu mencoba peruntungan menjadi joki, karena merasa skill saya di atas rata-rata. Awal-awal joki, modalnya itu cuma Rp 5 ribu-Rp10 ribu untuk billing warnet," jelasnya.
Budianto mengaku memulai usahanya sebagai joki game online pada 2010. Kala itu, ia memainkan game Megaxus.
Ia ketika itu menjadi joki game online hanya sambilan untuk mengisi waktu senggangnya sebagai penjaga toko ponsel. Sebagai pemula, berbagai kendala harus dihadapinya.
"Kendalanya sering mendapatkan jaringan yang jelek karena di kampung. Dukanya, sering dibawa kabur uang jokinya," ujar Budianto.
Menurutnya, walau bermain game online merupakan hobinya sejak lama, namun menjadi joki tetaplah bukan pekerjaan yang mudah.
"Menghabiskan banyak waktu, dan harus rela begadang untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan cepat kelar jokiannya, dan klien juga senang," kata pemilik akun @marss.budianto tersebut.
Baca Juga: Ancaman Hukuman Parkir Sembarangan, Bisa Dipenjara Hingga Denda Ratusan Ribu
Dari awal bermain Megaxus, Budianto beralih ke League of Legends hingga akhirnya mengenal Mobile Legends dan fokus hingga saat ini.
"Saya memutuskan merekrut pemain-pemain Mobile Legends yang benar-benar sudah jago, saya ajak mereka untuk kerja sama, joki bersama," ucapnya.
Butuh waktu sekitar tiga tahun baginya untuk menghasilkan cuan menggiurkan dari joki game online.
"Sekarang sudah punya penghasilan tetap Rp15 juta-Rp20 juta per bulan. Sudah beli rumah dan moge," terang pria kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat, 30 November 1997 ini
Kini, Budianto berharap ke depannya bisa merekrut lebih banyak joki seiring semakin banyaknya klien. Harga bersaing menjadi salah satu daya tarik jasa yang ditawarkannya.
"Tentu harganya jauh lebih murah, dan joki saya lebih banyak. Pemainnya kurang lebih ada 10 orang dan mungkin ingin merekrut pemain-pemain game lainnya," harap Budianto.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Begal Beraksi di 18 Lokasi di Kota Kendari Ditangkap
-
Biar Naik Kelas, Prabowo Ingin Pasar Modal RI Juga Dipenuhi Startup
-
Tim SAR dan K-9 Dikerahkan Bantu Pencarian Korban Gempa NTT
-
Gempa M 7,7 Guncang NTT, BNPB Minta 6 Kabupaten Segera Tetapkan Status Darurat
-
Pergeseran Tragedi dalam Novel Mary Shelley dan Film Frankenstein (2025)
-
1.725 Paket Sembako Disiapkan untuk Masyarakat Terdampak Bencana di NTT
-
9 Rekomendasi Facial Wash untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
-
Bobby Nasution Tegur Pejabat Pematangsiantar Pakai Mobil Dinas di Hari Libur
-
5 Rekomendasi Day Cream Lokal dengan SPF untuk Melindungi Kulit Wajah
-
BRI Peduli Tanggap Bencana Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak Gempa Bumi Flores