Suara Sumatera - Hubungan seks merupakan salah satu cara menjaga keharmonisan rumah tangga. Namun, seringkali perempuan enggan mengajak suaminya berhubungan intim, mereka lebih cenderung menunggu diajak oleh pasangannya.
Seksolog, dr Haekal Anshari mengatakan, gegara budaya patriarki, beredar anggapan bahwa hanya lelaki yang berhak dominan di atas ranjang. Padahal, tidak semua perempuan pasif, karena ada juga yang aktif mengajak berhubungan seks.
"Bahkan, gairah seksual laki-laki dan perempuan kadarnya bisa sama. Hanya cara mengekspresikannya yang berbeda," kata dr Haekal melalui konten edukasi di Instagram, dikutip dari Suara.com, Rabu (10/5/2023).
Setidaknya, ada 5 alasan kenapa perempuan jarang minta berhubungan seks lebih dulu menurut dr. Haekal.
1. Melibatkan Emosi
Dibanding lelaki yang mengedepankan apa yang dirasakan pada fisiknya, perempuan cenderung melibatkan emosi untuk memutuskan berhubungan seksual.
Banyak hal yang dipertimbangan, termasuk dari sisi emosional yang membuat perempuan semakin enggan atau jarang meminta berhubungan seks lebih dulu.
2. Butuh Foreplay
Dibanding lelaki yang mudah terangsang karena anatomi tubuh atau posisi kelamin berada di luar sehingga mudah terangsang. Berbeda dengan alat kelamin perempuan yang berada di dalam, sehingga lebih butuh rangsangan tambahan.
Baca Juga: Trik Hubungan Intim Agar Suami-Istri Sama-sama Orgasme di Ranjang, Jangan Fokus Klimaks Sendiri!
"Itulah kenapa, foreplay memegang peran penting bagi perempuan," ungkap dr. Haekal.
3. Sulit Capai Orgasme
Lelaki yang bisa mendapatkan orgasme dalam waktu 5 hingga 7 menit setelah penetrasi. Tapi tidak pada perempuan yang butuh waktu lebih lama, yakni berkisar antara 10 hingga 15 menit karena setelah penetrasi.
4. Perubahan Hormonal
Hasrat seksual perempuan lebih mudah mengalami fase naik turun. Ini karena perempuan mengalami berbagai fase, yakni seperti fase hormon oksitosin dan prolaktin yang lebih banyak saat menyusui dibanding hormon estrogen atau hormon seksual para perempuan.
Bahkan ada di saat tertentu saat perempuan stres bekerja, mengurus anak dan rumah tangga membuat hormon progesteron meningkat, dan hormon estrogen menurun. Hasilnya gairah seksual cenderung rendah.
5. Komunikasi yang Buruk
Dalam rumah tangga sangat penting untuk lakukan komunikasi seksual, tujuannya agar gap antara keinginan seksual suami dan bisa terjembatani.
"Kompatibilitas seksual yaitu sejauh mana kedua pihak memiliki kecocokan seksual yang baik," tutup dr. Haekal.
Berita Terkait
-
Perjalanan Cinta Rizky Febian dan Mahalini, Mantap ke Pelaminan Meski Beda Agama
-
Ada Donghae Super Junior, Oh! Young Shim Kenalkan Pemain Lewat Poster Baru
-
Putri Anne Marah-Marah Lagi saat Live TikTok: Apaan Sih, Kupingnya Tuh Dipakai Bunda
-
Intip 3 Taktik Indra Sjafri Timnas Indonesia Hadapi Kamboja: Rotasi, Modifikasi Hingga Ubah Formasi
-
Dilakukan Aurel Hermansyah, Begini Doa Agar Diberi Anak Laki-Laki
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Samsung Galaxy A27 Muncul di Situs Resmi, Konfigurasi Memori Terungkap
-
5 Game Baru Bertarung di Medan Perang September 2026, Hindari GTA 6
-
Dana Cair, 77 Dapur MBG di Kepri Beroperasi Bertahap
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Tak Berizin, Dua Lokasi Pertambangan di Kampar Ditutup
-
Barang Diskon Belum Tentu Murah: Mengapa Kita Mudah Terkecoh Label Promo?
-
Beda Lipstik Hanasui Biasa dan Boba: Cek Perbandingan Shade, Aroma, dan Harganya
-
TWS Under Rp500 Ribu yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik David GadgetIn
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Kurir Narkoba Kedok Nelayan Edarkan Sabu dari Malaysia, Ditangkap di Karimun