Suara Sumatera - Video yang memperlihatkan aksi pungutan liar (pungli) berkedok SPSI di Medan viral di media sosial.
Dilihat dari unggahan di akun TikTok @inimedanbungg, tampak pria diduga preman mengaku anggota SPSI mendatangi sopir yang bongkar muat.
Dengan wajah sangar, pria itu meminta uang bongkar muat Rp 7 ribu. Namun, sopir hanya menyanggupi Rp 5 ribu.
"Kalau gak mau kelen gak pakai kertas gak apa-apa, kertas aja Rp 4 ribu udah," kata pria itu dikutip Rabu (10/5/2023).
Sopir lalu menjelaskan jika mereka hanya sanggup membayar Rp 5 ribu sesuai dengan arahan dari perusahaan.
"Kami cuma segini dikasihnya bang. Kami dari perusahaan lima ribu bang, budgetnya tujuh ribu bang," kata sopir.
Mendengar itu, pria itu langsung geram dan ngotot meminta Rp 7 ribu. Pria itu juga mengancam untuk tidak melakukan bongkar muat lagi.
"Udah besok-besok kalian gak usah bongkar lagi di sini, bilang sama pengawas kalian ya," ancamnya.
Dalam narasinya disebut aksi pungli itu terjadi di Jalan Selamat Medan. Begitu diunggah di media sosial, video yang menunjukkan aksi pungli ini menjadi viral. Hingga saat ini video ini telah ditonton lebih dari 1 juta kali.
Baca Juga: Inara Rusli Laporkan Virgoun dan Tenri Anisa dengan Tuduhan Perzinaan
Warganet pun berkomentar agar aparat bertindak memberikan rasa aman kepada masyarakat di Medan.
"Intinya jangan ada premanisme dimanapun, biar rakyat aman dalam mencari nafkah," kata warganet.
Berita Terkait
-
Segini Gaji CPNS yang Dilepaskan Husein Guru di Pangandaran, Resign Gegara Lapor Pungli Malah Diintimidasi
-
9 Fakta CPNS Guru Muda di Pangandaran Diancam Usai Laporkan Pungli: Dipanggil Bupati, Dibela Susi Pudjiastuti
-
Kisah Husein 'Guru yang Diintimidasi Usai Laporkan Pungli' Viral, Susi Pudjiastuti Turun Tangan, Langsung Ada Hasil
-
Bukan Cuma Diancam, Guru Muda yang Laporkan Pungli Merasa Diperlakukan Bak Koruptor dan Pembunuh
-
Sosok Bupati Pangandaran yang Panggil Guru Muda ASN Resign Buntut Diintimidasi Usai Lapor Pungli
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
2 Rice Cooker untuk Membuat MPASI Bayi, Praktis dan Mudah Digunakan
-
Mirip Rezim Otoriter! Pembekuan Rekening Jadi Alat Tekan Gerakan Sipil
-
Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1, Akhir dari Pencarian Horcrux!
-
Sekolah Bakal Digusur, Ratusan Murid SD di Batanghari Mengadu ke Presiden
-
Bedak Tabur vs Bedak Padat, Mana yang Lebih Aman untuk Touch Up Siang Hari?
-
Karhutla di Kawasan Tol Balikpapan-Samarinda, Penyebab Masih Diselidiki
-
81 Miles Uji 5G XLSMART dari Semarang hingga Yogyakarta, Target 88 Kota pada 2026
-
Kasus Marissa Anita, Saat Sebuah Foto Dibaca sebagai Simbol Kedekatan dengan Kekuasaan
-
Menemukan Tuhan di Sudut Kota: Pesona Di Kota Tuhan Stebby Julionatan
-
Stafsus Menhut Mangkir Diperiksa, KPK Jadwalkan Ulang Pemanggilan