Suara Sumatera - Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat diserang seseorang yang mengaku sebagai wakil nabi. Dalam insiden tersebut, sejumlah orang terluka, sementara tersangka penembakan tewas.
Seiring dengan itu, tersiar kabar yang menarasikan bahwa Kantor MUI Pusat digeledah terkait rekam jejak teroris dan organisasi masyarakat (ormas) 212.
Video klaim demikian disebarkan oleh akun Facebook bernama Seputar Nusantara baru-baru ini. Adapun narasi judul yang dibagikan sebagai berikut:
"GEMPAR MALAM INI KANTOR MUI PUSAT DI GELEDAH,REKAM JEJAK DENGAN TER0R15 & 0RM4S PA 212 TERB0N6K4R".
Pada thumbnail video si pengunggah mencantumkan judul di bawah ini.
"KANTOR MUI PUSAT DI DELEDAH
REKAM JEJAK DENGAN TERORIS & ORMAS PA 212 TERBONGKAR".
Lantas benarkah klaim Kantor MUI Pusat digeledah terkait rekam jejak teroris dan PA 212?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, tak informasi terverifikasi yang menyatakan Kantor MUI Pusat digeledah terkait terorisme dan PA 212.
Faktanya, video itu berisi potongan video yang menampilkan Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Hengki Haryadi yang memberikan keterangan soal pelaku penembakan Kantor MUI yang terafiliasi terorisme.
Baca Juga: Musra Akan Serahkan Tiga Nama Capres ke Jokowi, Ini Sosoknya
Video itu identik dengan video unggahan channel youtube resmi Kompas.com berjudul “Penjelasan Polda Metro Jaya soal Terduga Pelaku Penembakan Kantor MUI” yang tayang pada 3 Mei 2023.
Potongan video selanjutnya yang menampilkan kantor MUI yang dikawal aparat tersebut identik dengan video unggahan channel youtube Kompas.tv berjudul “Isi Surat Ancaman Pelaku Penembakan Kantor Pusat MUI” yang diunggah pada 2 Mei 2023.
Cuplikan video itu juga menampilkan polisi yang sedang membekuk pelaku identik dengan video unggahan channel youtube resmi KompasTV Pontianak berjudul “Penembakan di Kantor MUI Jakarta, Kapolda: Pelaku Meninggal di Puskesmas” yang tayang pada 2 Mei 2023.
Narator dalam klaim video tersebut hanya membacakan artikel dari sumsel.tribunnews.com berjudul “Pekerjaan Mustopa Pelaku Penembakan Kantor MUI Pusat, Kades Sukajaya Bantah Ikut Aliran Sesat” yang ditayangkan pada 2 Mei 2013 dan juga artikel dari style.tribunnews.com berjudul “KABAR Terkini Pelaku dan Korban Penembakan di Kantor Pusat MUI, Datang 3 Kali hingga Mengaku Nabi” yang tayang pada 2 Mei 2023.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim Kantor MUI Pusat digeledah terkait terorimes dan ormas 212 tidak terbukti alias hoaks.
Dengan demikian, video bernarasi tersebut masuk ke dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter