/
Rabu, 17 Mei 2023 | 18:25 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo makan durian ditemani Wali Kota Medan Bobby Nasution. (Instagram @ganjar_pranowo)

Suara Sumatera - Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar disebut masuk dalam daftar bakal calon wakil Presiden (Cawapres) Ganjar Pranowo di Pilpres 2024, sebagaimana diungkapkan oleh Ketua Majelis Pertimbangan PPP M. Romahurmuziy alias Rommy dalam keterangan tertulis.

Presidium KORNAS, Sutrisno Pangaribuan menilai munculnya nama Nasaruddin Umar di bursa Cawapres Ganjar Pranowo merupakan bukti bahwa pimpinan Parpol tidak punya nilai jual yang cukup di kontestasi nasional.

“Munculnya nama K.H Nasaruddin Umar, Imam Besar Masjid Istiqlal sebagai Bacawapres Ganjar Pranowo sebagai bukti bahwa kandidat dari pimpinan Parpol tidak memiliki nilai jual yang tinggi,” ujar Sutrisno.

Hal ini Sutrisno ungkapkan juga untuk menyoroti wacana penghapusan Pemilihan Gubernur (Pilgub) yang sempat diutarakan oleh salah satu pimpinan parpol. Sutrisno menilai usulan itu hanyalah upaya jalan pintas yang dilakukan pimpinan Parpol untuk menghentikan tren Kepala Daerah yang punya elektabilitas tinggi di kontestasi Pilpres 2024.

Mereka para pimpinan Parpol menurut Sutrisno ingin mengembalikan tren kontestasi Pilpres diisi oleh pimpinan Parpol.

“Sadar atas realitas bahwa Pilpres 2024 adalah panggung kepala daerah, maka pimpinan Parpol mengusulkan penghapusan Pilgub dan jabatan Gubernur. Gagasan ini sebagai jalan pintas agar panggung politik nasional kembali ke pangkuan pimpinan Parpol,” jelasnya.

Realitas saat ini, lanjut Sutrisno, memberi pesan bahwa untuk tampil di gelanggang politik nasional sebagai Capres atau Cawapres tidak cukup hanya menjadi pimpinan Parpol, pimpinan lembaga tinggi negara, atau menteri.

Alih-alih melakukan manuver mengusulkan agar Pilgub/Pilkada dihapuskan, Sutrisno menyarankan agar para pimpinan Parpol mulai melirik kontestasi kepala daerah dengan harapan punya peluang maju di kontestasi nasional jika terpilih.

“Pimpinan Parpol seperti Muhaimin Iskandar, lebih baik mempersiapkan diri maju di Pilgub Jawa Timur. Agus Harimurti Yudhoyono maju di Pilgub DKI Jakarta. Bambang Soesatyo maju di Pilgub Jawa Tengah. Airlangga Hartarto maju di Pilgub Jawa Barat. Zulkifli Hasan maju di Pilgub Lampung. Yusril Izha Mahendra maju di Pilgub Bangka Belitung. Fahri Hamzah maju di Pilgub Nusa Tenggara Barat,” tuturnya.

Baca Juga: Heboh Warga Temukan Mayat Pria Mengapung di Parit Keramat

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Load More