/
Kamis, 18 Mei 2023 | 15:17 WIB
Ilustrasi Ustaz Derry Sulaiman. Ustaz Derry Sulaiman dukung konser Coldplay. (Youtube/Derry Sulaiman And Sahabat)

Suara Sumatera - Rencana konser band Coldplay di Jakarta pada November 2023 mendatang menimbulkan pro kontra di kalangan masyarakat.

Kehadiran Coldplay di tanah air sebenarnya sudah dinantikan oleh para penggemarnya. Namun ada pihak yang menentang kedatangan Chris Martin cs di Indonesia.

Persaudaraan Alumni (PA) 212 salah satu elemen masyarakat yang menolak konser Coldplay di Jakarta. Alasannya band asal Inggris itu mendukung kampanye Lesbian, Gay, Biseksual, dan Trangender (LGBT).

Penolakan PA 212 itu juga disertai ancaman mengepung dan menduduki bandara untuk mengusir band Coldplay dari Indonesia.

Sementara itu Ustaz Derry Sulaiman, mantan musisi rock, justru tidak mempermasalahkan adanya konser Coldplay di Jakarta.

"Derry Sulaiman tidak takut dengan konser Coldplay," kata Ustaz Derry Sulaiman, mengutip unggahannya di TikTok, Kamis (18/6/2023).

Ustaz Derry Sulaiman mengaku lebih dulu mencari tahu isi dari lagu yang dinyanyikan Coldplay. Dia ingin tahu apakah mereka secara terang-terangan mendukung LGBT.

Saran Ustaz Derry Sulaiman, segala hal berbau LGBT tidak perlu dibahas lagi karena bisa mengundang rasa penasaran publik.

"Cukuplah kebatilan dihentikan dengan tidak membicarakannya. Jadi khawatir kalau itu dibicarakan terus, malah orang yang enggak tahu tentang empat huruf itu, dia kepoin, apa sih itu? Malah dia jadi kepengin tahu. Ini bahaya ini," ujar mantan gitaris band Betrayer itu.

Baca Juga: Ini Tampang Dan Pengakuan Pria di Palembang Gelar Ritual Sumpah Pocong

Justru yang ditakutkan Ustaz Derry Sulaiman saat ini adalah ancaman pengepungan di bandara benar-benar dilakukan.

"Ketakutan itu ketika mendengar ancaman mengepung airport. Ya, kita yang akan kena dampak banyak di dunia mata internasional," tutur Ustaz Derry Sulaiman.

Untuk itu, kata Ustaz Derry Sulaiman, pihak yang menolak kehadiran Coldplay menyuarakan aspirasinya secara elegan.

Load More