- Inflasi Mei 2026 naik ke 3,08%, tertinggi dalam tiga bulan terakhir.
- Harga cabai, bawang merah, dan minyak goreng kembali menekan warga.
- Kenaikan inflasi berisiko menggerus daya beli dan konsumsi rumah tangga.
Suara.com - Laju inflasi nasional kembali menunjukkan tren kenaikan pada Mei 2026. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year-on-year/yoy) mencapai 3,08%, lebih tinggi dibanding April 2026 yang sebesar 2,42%. Kenaikan harga sejumlah bahan pangan pokok menjadi sinyal bahwa tekanan terhadap daya beli masyarakat masih belum mereda.
Melansir BPS, Selasa (2/6/2026) melaporkan inflasi bulanan (month-to-month/mtm) pada Mei 2026 sebesar 0,28%, sementara inflasi tahun kalender (year-to-date/ytd) mencapai 1,35%.
Lonjakan inflasi terutama dipicu oleh kenaikan harga komoditas pangan yang selama ini menjadi kebutuhan utama rumah tangga. Cabai merah menjadi penyumbang inflasi terbesar secara bulanan dengan andil 0,08%, disusul minyak goreng dan bawang merah yang masing-masing menyumbang 0,04%. Kenaikan harga bahan bakar rumah tangga dan tomat juga ikut memperbesar tekanan inflasi.
Meski angka inflasi tahunan masih berada dalam rentang target pemerintah, tren kenaikan dari 2,42% pada April menjadi 3,08% pada Mei menunjukkan tekanan harga mulai kembali menguat setelah sempat melandai.
Situasi ini berpotensi mempersempit ruang konsumsi masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah yang sebagian besar pengeluarannya dialokasikan untuk kebutuhan pangan. Kenaikan harga cabai, bawang merah, dan minyak goreng merupakan faktor yang sangat sensitif terhadap kondisi keuangan rumah tangga.
Dari sisi tahunan, emas perhiasan menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan andil mencapai 0,63%. Kondisi ini mencerminkan tingginya harga emas global yang turut merembet ke pasar domestik. Selain itu, kenaikan harga ikan segar, beras, daging ayam ras, dan tarif angkutan udara juga memperkuat tekanan inflasi sepanjang tahun.
Secara wilayah, inflasi tertinggi tingkat provinsi terjadi di Papua Barat sebesar 5,94%, jauh di atas rata-rata nasional. Sementara inflasi provinsi terendah tercatat di Lampung sebesar 1,94%.
Pada tingkat kabupaten/kota, Kabupaten Aceh Tengah mencatat inflasi tertinggi sebesar 6,09%, sedangkan inflasi terendah terjadi di Kabupaten Minahasa Utara sebesar 0,66%.
Baca Juga: Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi