Suara Sumatera - Nikita Mirzani bernazar akan membangun masjid jika Nindy Ayunda ditetapkan menjadi tersangka oleh pihak kepolisian.
Diketahui, penyanyi itu terancam menjadi tersangka dalam tuduhan menyembunyikan kekasihnya, Dito Mahendra yang jadi tersangka kasus kepemilikan senjata api ilegal.
"Bukan lagi syukuran (kalau Nindy Ayunda jadi tersangka), tapi nazar," ujar Nikita Mirzani, dikutip dari Suara.com, Rabu (24/5/2023).
Nikita Mirzani berjanji akan memberi santunan ke lima panti asuhan sebagai bentuk syukur setelah Nindy Ayunda masuk penjara. Perempuan 37 tahun itu juga akan membangun masjid di suatu tempat.
"Gue akan datangi lima panti asuhan dan bangun satu masjid di daerah yang masih dirahasiakan," kata Nikita Mirzani.
Bakal jadi sebuah kemenangan besar bagi Nikita Mirzani andai Nindy Ayunda ikut terseret masalah hukum seperti Dito Mahendra. Rasa sakit hati dipenjarakan oleh kedua pasangan bakal terbayar tuntas.
"Gila, gue 2,5 bulan (dipenjara) enggak salah loh. Gue bukan teroris, bukan mafia, enggak pernah nipu orang. 2,5 bulan juga gue dipisahin sama anak. Ini lah doa orang-orang teraniaya yang dikabulkan Allah," ucap Nikita Mirzani.
"Waktu itu kan harusnya gue ada tiga off air, syuting juga. Itu semuanya batal gara-gara dia," tegasnya.
Nikita Mirzani tak lupa berpesan ke Nindy Ayunda untuk tidak lari dari panggilan penyidik Bareskrim Polri seperti yang dilakukan Dito Mahendra.
Baca Juga: Yakin Nindy Ayunda Bakal Jadi Tersangka, Nikita Mirzani: Kalau Dia Ditahan Gua Datang
"Nindy Ayunda, jangan jadi pengecut. Tunjukkan batang hidungmu. Kasihan itu bapak-bapak penyidik Mabes Polri," ucap Nikita Mirzani.
Sebagaimana diberitakan, Bareskrim Polri sudah menetapkan jadwal pemanggilan Nindy Ayunda atas dugaan menyembunyikan Dito Mahendra usai jadi tersangka kepemilikan senjata api ilegal. Ia diminta menghadap penyidik pada 26 Mei 2023.
Kepemilikan senjata api ilegal Dito Mahendra sendiri terungkap di tengah dugaan keterlibatannya dalam kasus TPPU eks sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi.
Dari hasil penggeledahan rumah Dito Mahendra pada 13 Maret 2023, KPK menemukan 15 pucuk senjata api dengan sembilan di antaranya tidak berizin atau ilegal.
Oleh penyidik Bareskrim Polri, temuan KPK di kediaman Dito Mahendra ditindaklanjuti. Sang pengusaha ditetapkan sebagai tersangka mengikuti hasil gelar perkara pada 17 April 2023 setelah berkali-kali mangkir pemeriksaan.
Berita Terkait
-
Kepo Nikita Mirzani Lihat Video Syur Mirip Rebecca Klopper: Ih Kok Gitu Sih Bentuknya
-
Yakin Nindy Ayunda Bakal Jadi Tersangka, Nikita Mirzani: Kalau Dia Ditahan Gua Datang
-
Nikita Mirzani Tak Suka Berhubungan Intim saat Mabuk, Sindir Video Syur Rebecca Klopper
-
Yakin Rebecca Klopper Sebagai Pemeran Wanita Video Syur, Nikita Mirzani: Ini Mah Dia, Setengah Sadar
-
Yakin Rebecca Klopper Pemeran Video Syur 47 Detik, Nikita Mirzani Ngakak Lihat Kelamin: Kecil Banget, Punya Gue Lucu!
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Duet 5G dan AI: Kunci Akselerasi Ekonomi Digital Menuju Indonesia Emas 2045
-
Kisah Haru Evakuasi Kecelakaan KRL Bekasi, Suami Temani Istri Terjepit 10 Jam Sambil Ngelus Pundak
-
Bertahan di Tengah Keterbatasan: Strategi Sunyi Anak Pejuang Pendidikan
-
Crazy Rich Tulung Selapan Divonis 5 Tahun Meski Terbukti TPPU Narkotika, Aset Tak Semuanya Disita
-
May Day di Monas, Andi Gani Pastikan Tanpa Dana Oligarki
-
Prabowo Tunjuk Jumhur Jadi Menteri, Analis: Sinyal Perang ke Oligarki Hitam Lingkungan
-
Tragedi Bekasi: Saat Nyawa Penumpang Kereta Dipertaruhkan di Atas Rel
-
Pengakuan Anggota Ormas di Balik Horor Perlintasan Rel Bekasi Timur, Benarkah Demi Cuan?
-
Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat
-
Kekerasan Balita di Penitipan Anak Jogja, IDAI: CCTV Daycare Harus Dipantau Orangtua!