Tak berselang lama Luhut memanggil Prabowo.
"Pak Benny mau melakukan coup d'etat (baca: kudeta-red)," kata Prabowo.
Luhut menjawab tak mau ikut-ikutan karena posisinya saat itu hanya mayor.
"Pangkat saya baru mayor. Pak Benny sudah jenderal, saya nggak mau ikut-ikutan soal itu," kata Luhut dalam Sintong.
Sintong juga menyatakan kalau akibat tuduhan Prabowo tersebut, hubungan antara Luhut dan Prabowo menjadi retak.
"Sejak saat itulah hubungan antara Prabowo dengan Luhut menjadi retak," kata Sintong menceritakan.
Salim Said mengatakan saat itu Prabowo mencurigai Moerdani merencanakan kudeta untuk menyingkirkan Soeharto.
Meski akhirnya cerita 'rencana kudeta' yang diklaim Prabowo itu tidak pernah terjadi. Prabowo sempat mencurigai adanya sejumlah senjata yang dibeli Moerdani dari Taiwan.
"Menurut mantan pembantu Moerdani, rencananya senjata itu akan disalurkan ke para Mujahidin yang melancarkan perang gerilya terhadap Uni Soviet di Afghanistan. Menurut Luhut, atasan Prabowo waktu itu, operasi intelijen Moerdani dilakukan dalam upaya memberi peran Indonesia dalam pergolakan politik di Asia Selatan," kata Salim Said.
Baca Juga: Link Live Streaming Manchester United vs Fulham di Pekan Terakhir di Liga Inggris
Salim Said juga sempat mengkonfirmasi pernyataan Luhut dan Sintong, akan tetapi eks wartawan Berita Yudha itu tidak mendapatkan jawaban dari Prabowo.
"Sayangnya, usaha saya mendapatkan tanggapan Prabowo terhadap pernyataan Luhut tidak pernah berhasil," kata Salim.
Rangkaian manuver Prabowo itu ternyata tidak hanya menyasar Letjen Moerdani saja. Menurut Sintong, Prabowo juga mencurigai kalau Wakil Komandan Jenderal Kopassandha Brigjen Jasmin juga ikut dalam 'rencana kudeta'.
"Prabowo sudah lain sekarang, karena ia dekat dengan Soeharto," kata Jasmin diceritakan kepada Sintong.
Jasmin juga mengaku ia pernah dituding-tuding oleh Prabowo saat berada di rumahnya.
"Prabowo sampai melompati rumah pagar rumah saya. Prabowo menuduh saya kurang setia kepada negara sambil menuding-nudingkan telunjuk jarinya ke arah wajah saya. Luhut juga ada di situ. Malahan Luhut yang menurunkan tangan Prabowo yang menuding ke wajah saya," kata Jasmin dalam Sintong.
Berita Terkait
-
Soal Cawapres Potensial, Erick Thohir Cocok untuk Prabowo atau Ganjar
-
Di Haul Habib Munzir, Prabowo Bicara Nyapres Di Hadapan Jemaah Rasulullah: Saya Wakafkan Sisa Hidup Saya Untuk Negara
-
Prabowo Datangi Haul Habib Munzir Almusawa Di Jaksel, Disambut Ribuan Jemaah
-
Analis Sebut Duet Prabowo-Erick Bakal Sulit Ditumbangkan Jika Dipasangkan di Pilpres 2024
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Harga Pangan Nasional 25 Maret 2026: Cabai hingga Daging Sapi Masih Mahal
-
Mimpi Kuburkan Pasangan Disebut Tanda Selingkuh, Penjelasan Abah Romdhoni Viral
-
Baeksang Arts Awards ke-62 Umumkan Tanggal dan Penambahan Kategori Baru
-
30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
-
Putra Mahkota Arab Saudi MBS Diklaim Dukung AS - Israel vs Iran Perang Terus
-
BBM Stabil Tapi WFH Digalakkan? Pakar UGM Minta Pemerintah Jujur Soal Kebijakan Kontroversial Ini
-
Rupiah Konsisten Melemah usai Liburan Panjang ke Level Rp16.919 per Dolar AS
-
Anime Fantasi Jack-of-All-Trades, Party of None Resmi Umumkan Season 2
-
5 Rekomendasi Sunscreen Terbaik untuk Kulit Kering dan Flek Hitam
-
Media Arab Telanjangi Kasus Mohammad Bagher Ghalibaf: Berkali-kali Gagal Jadi Presiden Iran