Suara Sumatera - Oral seks menjadi salah satu variasi suami istri saat berhubungan intim. Aktivitas oral seks dapat menambah gairah pria jelang melakukan penetrasi ke Miss V.
Meski menyenangkan, pria disarankan untuk tidak meniup vagina pasangannya. Sebab, tindakan tersebut ternyata berbahaya.
Berikut Dikutip dari situs Hello Sehat, berikut ini beberapa kondisi yang mungkin saja bisa terjadi jika seseorang meniup vagina dengan kekuatan kencang:
1. Emboli udara
Meniup vagina dapat menyebabkan kondisi yang disebut emboli udara. Memang jarang sekali kasus seperti ini terjadi, karena emboli udara dapat terjadi jika ada luka di vagina atau rahim. Emboli udara seringnya terjadi karena adanya udara yang tidak normal pada sistem kardiovaskular.
Biasanya kondisi ini lebih mungkin terjadi pada perempuan yang pembuluh panggulnya membesar karena trauma atau kehamilan. Udara yang ditiupkan ke dalam vagina dapat menyebabkan udara masuk ke pembuluh darah, risiko penyumbatan pun bisa terjadi.
Gelembung udara tersebut tidak hanya masuk ke pembuluh darah, tapi juga bisa berjalan ke otak, paru-paru, dan fatalnya dapat masuk ke jantung. Risiko yang ditimbulkan saat gelembung udara masuk ke jantung adalah serangan jantung dan stroke. Selain itu, gagal pernapasan pun bisa terjadi.
Kondisi gelembung udara di dalam tubuh itu tidak hanya bisa disebabkan karena meniup vagina, tapi juga bisa terjadi sebagai dampak dari prosedur operasi dan penyuntikan, serta trauma pada paru-paru. Gejala dari emboli udara yang berat adalah kesulitan bernapas, nyeri dada, nyeri sendi, stroke, kehilangan kesadaran, dan tekanan darah rendah.
Ketika perempuan terdeteksi alami emboli udara, dokter akan mengarahkan posisi duduk yang tepat untuk bantu menghentikan emboli udara berdampak pada otak, jantung, dan paru-paru. Pada kasus yang parah, operasi dapat menjadi alternatif untuk mengatasi emboli udara.
Baca Juga: Emosi Karena Tak Diberi 'Jatah' Selama Ramadhan, Suami di Sumut Robek Vagina Istri Sampai Luka Parah
2. Pneumoperitoneum
Selain kondisi emboli udara, risiko lainnya adalah pneumoperitoneum, yaitu gas bebas yang terjebak dalam rongga peritoneum (membran yang melapisi rongga perut dan panggul), tapi berada di luar lumen usus. Salah satu penyebab dari pneumoperitoneum ialah meniupkan udara pada vagina.
Mungkin mulanya bermaksud hanya mengecup vagina sambil bermain-main dengan cara meniup-niupkan udara, untuk memberi sensasi menyenangkan yang perempuan rasakan. Namun, terkadang udara yang tertiup tidak terhitung jumlahnya.
Tanpa disadari udara tersebut dapat masuk dalam jumlah yang besar. Udara bisa sampai ke rahim, menyebar melalui tuba fallopi, lalu ke perut, dan akhirnya kondisi pneumoperitoneum pun terjadi.
Kondisi pneumoperitoneum dikaitkan dengan potensi bahaya perforasi aliasnya berlubangnya usus.
Meniup vagina saat seorang wanita sedang hamil juga dapat menyebabkan udara dalam jumlah banyak masuk ke pembuluh darah rahim, berujung pada emboli udara yang mematikan.
Berita Terkait
-
Perasaan Ingin Pipis Tanda Wanita Orgasme Saat Hubungan Seks, Dokter Boyke: Miss V Semprotkan Cairan Seperti Pria Ejakulasi!
-
Jarang Hubungan Seks Bikin Miss V Mengkerut Kayak Besi Berkarat, Dokter Boyke: Sering-seringlah Pakai dengan Suami!
-
Dilarang Masturbasi Pakai Mentimun, Perempuan Disarankan Mainkan Miss V dengan Jari atau Mainan Seks!
-
7 Pemicu Miss V Berdarah Usai Hubungan Intim, Waspada Infeksi Seksual
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Sinopsis Nameless, Film Action Thriller Jepang yang Dibintangi Jiro Sato
-
Lonceng Terakhir di Ruang Kelas
-
8 Tips Membuat Bekal Anak agar Lahap Makan Sayur Tanpa Drama
-
Kekayaan Soimah yang Menikahkan Aksa Uyun dan Yosika Ayumi di Pendoponya
-
Promo Indomaret 7-13 Mei 2026, Diskon hingga 30 Persen Kebutuhan Rumah Tangga
-
11 Sayuran untuk Lalapan yang Bikin Makan Lebih Nikmat dan Sehat
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Stok Solar Kembali Tersedia di Harga Rp30.890 per Liter
-
Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara
-
Waspada! Sapi Berdokumen Palsu dari Jembrana Terungkap, Karantina Bali Amankan 25 Ekor