/
Jum'at, 09 Juni 2023 | 17:52 WIB
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo dan bakal Capres Ganjar Pranowo usai penandatanganan kerja sama politik di Jakarta, Jumat (9/6/2023). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc)

Suara Sumatera - Hingga saat ini bakal calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 masih menjadi pertanyaan.

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani sebelumnya membeberkan sejumlah nama yang dipertimbangkan untuk mendampingi calon presiden dari PDI Perjuangan itu. 

Mereka adalah Mahfud MD, Erick Thohir, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Airlangga Hartarto.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta seluruh pihak untuk bersabar menunggu pengumuman bakal cawapres 2024.

Hal itu dikatakan Megawati usai menandatangani kerja sama politik antara PDIP dan Partai Perindo di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/6/2023).

"Sudahlah, sudah, nanti juga (diberi tahu). Masa nanti tidak diberi tahu? Diberi tahulah. Kalau ditanya tanggalnya, ya, tunggu saja dulu. Terus siapa orangnya? Ya, tunggu saja dulu," kata Megawati.

Megawati mengatakan sudah banyak mendengar nama-nama usulan untuk cawapres.  Dirinya menyebut bisa memilih sendiri cawapres pendamping Ganjar.

"Jadi dengan demikian sudah banyak toh nama yang saya dengar, ada yang disampaikan, ya tapi kan saya boleh dong pilih sendiri. Kalau saya mau milih sendiri lalu ada aturan ndak boleh? Sangat boleh makanya saya dengarkan dulu jangan nanya lagi ya nanti kapan, kapan," ujarnya. 

Dirinya juga mengingatkan PDIP telah memenangkan Presiden Jokowi pada dua Pemilu. Selain itu, mengerjakan banyak tugas tentu akan mengalami keruwetan dalam tahap pelaksanaannya. Oleh karena itu, Megawati tidak ingin PDIP bekerja seperti itu dalam kontestasi Pemilu.

Baca Juga: Kritik Jaksa Sengaja Giring Opini Haris Azhar Minta Saham ke Luhut, Koalisi Sipil: Skenario Mengalihkan Isu Utama

"Saya ini orangnya yang namanya itu fokus. Jadi, sering kali saya, ya, itu minta maafnya, saya orang yang lugas. Enggak ke sini, sini, atau sini dulu, baru nanti ke sono. Capek kalau begitu," jelasnya. 

"Jadi, tinggal begitu, mau ikut PDI Perjuangan, mari gotong royong," katanya.

Load More